Setelah kanker orofaring terdiagnosis, dokter perlu menilai lokasi tumor, keterlibatan kelenjar getah bening, dan apakah kanker telah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Salah satu pemeriksaan yang dapat membantu adalah PET/CT [pemeriksaan gabungan PET untuk melihat aktivitas sel dan jaringan serta CT untuk melihat struktur di dalam tubuh].
PET/CT dapat membantu menunjukkan lokasi dan aktivitas kanker sekaligus memberikan gambaran struktur di sekitarnya. Hasil pemeriksaan ini tetap perlu dinilai bersama dengan biopsi [pengambilan sampel jaringan untuk diperiksa di laboratorium] dan pemeriksaan lainnya untuk menentukan stadium [seberapa jauh kanker telah berkembang atau menyebar] secara menyeluruh.
Apa Itu Kanker Orofaring?
Orofaring [bagian tengah tenggorokan di belakang mulut] mencakup area seperti tonsil, pangkal lidah, langit-langit lunak, serta bagian belakang dan samping tenggorokan.
Kanker orofaring paling sering berupa karsinoma sel skuamosa [kanker yang berasal dari sel pipih yang melapisi permukaan jaringan]. Salah satu faktor yang berperan pada sebagian kanker orofaring adalah HPV [human papillomavirus, yaitu virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir], terutama pada kanker yang berasal dari tonsil dan pangkal lidah.
Mengapa Penilaian Penyebaran Penting?
Penentuan stadium membantu menunjukkan ukuran dan luas tumor utama, apakah kanker telah mencapai kelenjar getah bening, serta apakah terdapat metastasis [penyebaran kanker ke bagian tubuh lain].
Informasi tersebut penting untuk menentukan rencana terapi. Pada kanker orofaring, penentuan stadium juga mempertimbangkan kaitannya dengan HPV. Salah satu penanda yang dapat digunakan adalah p16 [protein yang dapat membantu mengidentifikasi kanker orofaring yang berkaitan dengan HPV], karena kanker orofaring yang berkaitan dengan HPV memiliki sistem penentuan stadium yang berbeda.
Bagaimana PET/CT Membantu Menilai Tumor dan Kelenjar Getah Bening?
PET/CT menggabungkan gambaran struktur tubuh dari CT dengan informasi aktivitas metabolik dari PET. Salah satu zat pelacak yang umum digunakan adalah FDG [fluorodeoxyglucose, senyawa menyerupai glukosa yang digunakan untuk melihat aktivitas metabolik jaringan].
Dalam staging kanker orofaring, PET/CT dapat membantu mengevaluasi tumor primer serta mendeteksi area kelenjar getah bening yang menunjukkan aktivitas mencurigakan.
Informasi morfologi [bentuk dan struktur jaringan] dan metabolik tersebut dapat membantu dokter memperoleh gambaran penyebaran kanker di area kepala dan leher. Pada kondisi tertentu, PET/CT juga dapat membantu dalam perencanaan radioterapi [terapi kanker menggunakan radiasi].
Baca juga: Fungsi PET Scan dalam Menentukan Stadium dan Evaluasi Terapi
Apakah PET/CT Dapat Menilai Metastasis Jauh?
Ya. PET/CT dapat membantu menemukan area yang mencurigakan sebagai penyebaran kanker di luar kepala dan leher.
Pemeriksaan ini dapat memberikan informasi mengenai tumor primer, keterlibatan kelenjar getah bening, serta metastasis ke bagian tubuh lain. Temuan yang mencurigakan tidak selalu berarti kanker sehingga pada beberapa kasus diperlukan pemeriksaan tambahan untuk memastikan penyebabnya.
Apa Hubungan HPV dengan Kanker Orofaring?
HPV, terutama HPV tipe 16, berkaitan dengan sebagian kanker orofaring. Status HPV penting karena berhubungan dengan prognosis [perkiraan perjalanan dan hasil penyakit] serta penentuan stadium.
PET/CT tidak dapat menentukan apakah kanker berkaitan dengan HPV. Penilaian tersebut dilakukan pada jaringan tumor, antara lain melalui pemeriksaan p16.
Pemeriksaan Lain yang Dibutuhkan untuk Menentukan Stadium
PET/CT merupakan salah satu bagian dari rangkaian pemeriksaan kanker orofaring. Pemeriksaan lainnya dapat mencakup pemeriksaan fisik, endoskopi [pemeriksaan menggunakan alat berkamera untuk melihat bagian dalam tubuh], laringoskopi [pemeriksaan menggunakan alat untuk melihat tenggorokan dan laring atau kotak suara], CT scan, MRI, serta biopsi.
Setiap pemeriksaan memberikan informasi yang berbeda sehingga PET/CT tidak menggantikan seluruh pemeriksaan tersebut.
Kapan PET/CT Dipertimbangkan dalam Rencana Perawatan?
Dokter dapat mempertimbangkan PET/CT ketika diperlukan informasi tambahan mengenai penyebaran kanker, keterlibatan kelenjar getah bening, atau metastasis ke bagian tubuh lain. Pemeriksaan ini juga dapat dipertimbangkan bila informasi tambahan dari PET/CT berpotensi memengaruhi perencanaan terapi.
Keputusan untuk menjalani PET/CT disesuaikan dengan stadium kanker, hasil biopsi, status HPV/p16, hasil pemeriksaan pencitraan sebelumnya, serta tujuan terapi.
Bila PET/CT telah direkomendasikan oleh dokter yang menangani, informasi mengenai pilihan pemeriksaan dan lokasi layanan dapat dilihat melalui layanan PET Scan ONEOnco.

Referensi
- National Cancer Institute. Oropharyngeal cancer treatment (PDQ®)–health professional version [Internet]. 2025 [cited 2026 Oct 09]. Available from: https://www.cancer.gov/types/head-and-neck/hp/adult/oropharyngeal-treatment-pdq
- National Cancer Institute. Oropharyngeal cancer treatment (PDQ®)–patient version [Internet]. 2025 [cited 2026 Oct 09]. Available from: https://www.cancer.gov/types/head-and-neck/patient/adult/oropharyngeal-treatment-pdq
