Dolly Parton Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker, Pentingnya Deteksi Dini

BAGIKAN

Dunia musik kehilangan salah satu sosok legendarisnya. Penyanyi, penulis lagu, dan aktris Dolly Parton meninggal dunia pada Selasa, 25 Agustus 2026, dalam usia 80 tahun. Perwakilannya mengonfirmasi bahwa Dolly meninggal setelah menghadapi kanker dalam waktu relatif singkat.

Dolly meninggal di Vanderbilt-Ingram Cancer Center, Nashville, Tennessee, Amerika Serikat, dengan didampingi orang-orang terdekatnya. Hingga saat ini, keluarga maupun perwakilannya belum mengungkapkan jenis kanker yang dialami Dolly.

Kepergian Dolly Parton kembali menjadi pengingat bahwa kanker dapat terjadi pada siapa saja. Meski tidak semua jenis kanker dapat ditemukan melalui pemeriksaan rutin, mengenali faktor risiko, memperhatikan perubahan pada tubuh, dan menjalani pemeriksaan yang sesuai dapat membantu beberapa jenis kanker ditemukan lebih awal.

Mengenal Dolly Parton, Legenda Musik Country

Dolly Rebecca Parton lahir pada 19 Januari 1946 di Tennessee, Amerika Serikat. Ia tumbuh dalam keluarga besar dengan kondisi ekonomi sederhana sebelum akhirnya menjadi salah satu musisi country paling dikenal dan berpengaruh di dunia.

Kariernya berlangsung selama lebih dari enam dekade. Dolly dikenal melalui berbagai lagu populer seperti Jolene, Coat of Many Colors, dan I Will Always Love You. Selain bernyanyi dan menulis lagu, ia juga membangun karier sebagai aktris dan tampil dalam sejumlah film.

Sepanjang perjalanan kariernya, Dolly memperoleh berbagai penghargaan, termasuk 11 Grammy Awards, serta masuk ke dalam Rock & Roll Hall of Fame. Di luar dunia hiburan, ia juga dikenal melalui berbagai kegiatan sosial, terutama program literasi Imagination Library yang telah membagikan buku kepada anak-anak di berbagai negara.

Dolly Parton Disebut Mengalami Kanker dalam Waktu Singkat

Perwakilan Dolly menyampaikan bahwa ia meninggal setelah menghadapi kanker dalam waktu relatif singkat. Namun, jenis kanker, stadium [tingkat penyebaran kanker], maupun kapan kanker tersebut pertama kali ditemukan belum diumumkan kepada publik.

Beberapa hari sebelum meninggal, Dolly juga sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Laporan lain menyebutkan bahwa sebelumnya ia mengalami masalah ginjal dan kondisi autoimun [kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh sendiri].

Meski demikian, belum ada informasi medis resmi yang menyatakan bahwa kedua masalah kesehatan tersebut disebabkan oleh kanker atau menjadi komplikasi langsung dari kanker yang dialaminya. Karena itu, kondisi tersebut sebaiknya dipahami sebagai riwayat kesehatan yang dilaporkan secara terpisah.

Mengapa Deteksi Dini Kanker Penting?

Kanker terjadi ketika sel tubuh tumbuh secara tidak terkendali dan dapat merusak jaringan di sekitarnya. Pada beberapa jenis kanker, menemukan penyakit pada tahap lebih awal dapat membuka lebih banyak pilihan pengobatan dan meningkatkan kemungkinan penanganan yang lebih efektif.

Deteksi dini dapat dimulai dengan memperhatikan perubahan tubuh yang menetap atau tidak biasa. Pemeriksaan ke dokter diperlukan apabila muncul keluhan yang tidak membaik, terlebih bila berlangsung lama atau semakin berat.

Selain itu, beberapa jenis kanker memiliki pemeriksaan skrining [pemeriksaan pada orang yang belum memiliki gejala untuk menemukan penyakit lebih awal].

Contohnya antara lain mammografi [pemeriksaan payudara menggunakan sinar-X] untuk membantu mendeteksi kanker payudara pada kelompok yang memenuhi kriteria, pemeriksaan HPV DNA [tes untuk mendeteksi materi genetik human papillomavirus berisiko tinggi] sebagai bagian dari deteksi dini kanker serviks, serta pemeriksaan FOBT [fecal occult blood test, pemeriksaan untuk mendeteksi darah samar dalam tinja] dan kolonoskopi [pemeriksaan bagian dalam usus besar dan rektum menggunakan alat berkamera] untuk membantu mendeteksi kanker kolorektal [kanker pada usus besar atau rektum] 

Namun, tidak semua orang membutuhkan pemeriksaan kanker yang sama. Jenis dan jadwal pemeriksaan perlu disesuaikan dengan usia, riwayat kesehatan, riwayat kanker dalam keluarga, kebiasaan merokok, serta faktor risiko lainnya. Tidak semua jenis kanker juga memiliki metode skrining yang direkomendasikan untuk masyarakat umum.

Baca juga: Langkah Pencegahan dan Deteksi Kanker Awal

Kenali Risiko Kanker Lebih Dini Bersama ONEOnco

Kepergian Dolly Parton menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan tidak perlu menunggu sampai muncul keluhan berat. Mengenali faktor risiko dan memahami pemeriksaan yang sesuai dapat menjadi langkah awal untuk membantu menemukan kanker sedini mungkin.

Melalui ONEOnco, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai risiko kanker serta pilihan pemeriksaan yang dapat dipertimbangkan sesuai kondisi masing-masing.

Mulai kenali risiko kanker sejak dini bersama ONEOnco. Konsultasikan kondisi dan faktor risiko untuk mengetahui pemeriksaan deteksi dini yang sesuai, sehingga langkah selanjutnya dapat direncanakan bersama tenaga medis.

skrining awal kanker

Referensi