Apakah PET Scan Dapat Mendeteksi Semua Jenis Kanker?

BAGIKAN

Tidak. PET scan, terutama FDG PET/CT, tidak dapat mendeteksi semua jenis kanker dan tidak digunakan sebagai satu-satunya pemeriksaan untuk memastikan ada atau tidaknya kanker.1,2,3 FDG PET/CT menilai aktivitas metabolik jaringan berdasarkan glukosa. Karena itu, terdapat jenis kanker dengan aktivitas metabolik rendah yang dapat memberikan hasil kurang jelas, lesi yang berukuran sangat kecil yang sulit terdeteksi, serta kondisi non-kanker seperti peradangan atau infeksi yang dapat menunjukkan hasil “positif”.1,4

pet scan
pet scan

Cara Kerja FDG PET dalam Konsep Sederhana

FDG adalah tracer yang menyerupai glukosa. Sel yang memiliki aktivitas metabolik lebih tinggi akan menyerap lebih banyak FDG. PET kemudian menangkap sinyal dari tracer tersebut dan memetakannya sebagai area dengan uptake yang lebih tinggi.4 Pada banyak jenis kanker, sel tumor memiliki aktivitas metabolik yang meningkat, sehingga FDG PET/CT dapat membantu mendeteksi serta memetakan penyebaran penyakit.1,4

Namun, karena yang diukur adalah aktivitas metabolik, PET bukan “kamera kanker” secara langsung. Berbagai proses lain di dalam tubuh, seperti peradangan atau infeksi, juga dapat meningkatkan aktivitas metabolik jaringan dan menghasilkan uptake yang tinggi.1,2

Kapan PET Sangat Membantu?

PET/CT paling bermanfaat ketika pertanyaan klinis yang ingin dijawab bersifat spesifik dan hasil pemeriksaannya akan memengaruhi keputusan terapi. American College of Radiology (ACR) dan Society of Nuclear Medicine and Molecular Imaging (SNMMI) juga menekankan bahwa PET/CT berperan dalam penentuan penyebaran kanker, evaluasi respons terhadap terapi, dan deteksi kekambuhan pada kondisi tertentu. Namun, efektivitasnya dapat bervariasi tergantung pada jenis tumor dan tidak berlaku secara universal untuk semua kanker.3

False Negative: Kenapa PET Bisa “Tidak Menangkap” Kanker?

False negative terjadi ketika kanker sebenarnya ada, tetapi hasil PET tampak negatif atau tidak meyakinkan. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:1

  1. Lesi berukuran kecil: keterbatasan resolusi PET dapat membuat lesi yang sangat kecil sulit terdeteksi.
  2. Tumor dengan aktivitas FDG rendah (low-grade atau low avidity): beberapa jenis tumor atau subtipe kanker memiliki penyerapan FDG yang rendah, sehingga tampak kurang “aktif” pada pemeriksaan PET meskipun penyakit tetap ada.
  3. Faktor fisiologis dan teknis: aktivitas normal FDG pada organ tertentu seperti jantung, ginjal, dan kandung kemih dapat mengganggu interpretasi, terutama pada area di sekitarnya.

Oleh karena itu, hasil PET yang negatif tidak selalu berarti tidak terdapat kanker. Interpretasi hasil harus selalu dikaitkan dengan kondisi klinis, pemeriksaan fisik, serta hasil pencitraan atau pemeriksaan penunjang lainnya.[1,3,5]

False Positive: Kenapa PET Bisa “Positif” Padahal Bukan Kanker?

False positive terjadi ketika hasil PET tampak mencurigakan, tetapi bukan kanker. Salah satu penyebab tersering adalah infeksi atau inflamasi, karena proses peradangan juga meningkatkan metabolisme glukosa sehingga dapat menyebabkan peningkatan FDG uptake.1,2

Hal ini menjelaskan mengapa temuan “hot spot” pada PET tidak dapat langsung diartikan sebagai penyebaran ke organ jauh tanpa korelasi dengan gambaran klinis serta pencitraan anatomi seperti CT atau MRI, dan bila diperlukan, konfirmasi diagnostik lebih lanjut.1,2,5

PET Scan
RS Indriati Solo Baru
PET Scan
Process Treatment
Rp 9.900.000
Pesan

Kenapa Keputusan Tes Harus Dipilih Dokter?

Karena PET/CT memiliki kelebihan sekaligus keterbatasan, pemilihan pemeriksaan biasanya disesuaikan dengan pertanyaan klinis yang ingin dijawab. Dalam banyak kasus, beberapa modalitas digunakan secara saling melengkapi, misalnya MRI untuk detail anatomi, CT untuk struktur, dan PET untuk aktivitas metabolik. PET/CT juga tidak menggantikan pemeriksaan konfirmasi bila memang diperlukan.

National Cancer Institute (NCI) menegaskan bahwa tidak ada satu pemeriksaan tunggal yang dapat mendiagnosis kanker secara pasti. Dalam banyak kasus, biopsi tetap menjadi standar untuk memastikan diagnosis kanker. Oleh karena itu, PET/CT merupakan alat bantu penting dalam evaluasi, namun keputusan akhir biasanya didasarkan pada kombinasi data klinis, pencitraan, dan bila diperlukan, hasil patologi.5

skrining awal kanker
Risk assesment

Referensi

  1. Chang JM, Lee HJ, Goo JM, et al. False positive and false negative FDG-PET scans in various thoracic diseases. Korean J Radiol [Internet]. 2006;7(1):57-69 [cited 2026 Mar 4]. Available from: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC2667579/. doi:10.3348/kjr.2006.7.1.57
  2. Abikhzer G, et al. EANM/SNMMI guideline/procedure standard for [18F]FDG PET imaging in infection and inflammation in the adult population. Eur J Nucl Med Mol Imaging [Internet]. 2024 [cited 2026 Mar 4]. Available from: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11732780/
  3. American College of Radiology; Society of Nuclear Medicine and Molecular Imaging. ACR practice guideline for performing FDG-PET/CT in oncology [Internet]. 2007 Oct 1 [cited 2026 Mar 4]. Available from: https://snmmi.org/common/Uploaded%20files/Web/Centers/PET%20Center%20of%20Excellence/ACR%20PRACTICE%20GUIDELINE%20FOR%20PERFORMING%20FDGPETCT%20IN.pdf
  4. RadiologyInfo.org. General nuclear medicine [Internet]. Oak Brook (IL): Radiological Society of North America (RSNA) and American College of Radiology (ACR); 2024 Sep 30 [cited 2026 Mar 4]. Available from: https://www.radiologyinfo.org/en/info/gennuclear
  5. National Cancer Institute. Tests and procedures used to diagnose cancer [Internet]. Bethesda (MD): National Cancer Institute; 2023 Jan 17 [cited 2026 Mar 4]. Available from: https://www.cancer.gov/about-cancer/diagnosis-staging/diagnosis
Hubungi Kami: +62811 1707 0111