PET scan (Positron Emission Tomography), terutama dalam bentuk PET/CT, umum digunakan untuk membantu diagnosis dan evaluasi kanker. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah: apakah PET scan aman untuk lansia?
Secara umum, PET scan relatif aman untuk lansia selama pemeriksaan dilakukan dengan indikasi medis yang jelas dan kondisi pasien dievaluasi dengan baik. Usia lanjut bukan kontraindikasi untuk menjalani PET scan.
Baca juga: PET Scan – Penjelasan, Cara Kerja & Informasi Terkait PET Scan
Apakah PET Scan Aman untuk Lansia?
PET scan telah digunakan secara luas dalam praktik medis dan dinilai memiliki profil keamanan yang baik, termasuk untuk pasien lanjut usia. Risiko dari pemeriksaan ini relatif kecil, dan manfaatnya dalam membantu diagnosis atau menentukan terapi sering kali lebih besar dibandingkan risikonya [1][2].
Keamanan PET scan lebih ditentukan oleh kondisi kesehatan pasien, bukan usia semata.
Sumber Paparan pada PET Scan
Ada dua komponen utama dalam PET/CT yang perlu dipahami:
1. Radiotracer, zat radioaktif dosis rendah
- Zat ini disuntikkan ke tubuh pasien sebelum pemindaian dilakukan.
- Umumnya menggunakan FDG (fluorodeoxyglucose).
- Dikeluarkan secara alami melalui urin dalam beberapa jam.
2. CT scan
- Memberikan paparan radiasi tambahan yang dosisnya disesuaikan dengan kebutuhan klinis.
Dosis radiasi dari PET scan tergolong rendah dan diatur dengan ketat untuk keamanan pasien [3].
Hal yang Perlu Diperhatikan pada Lansia
Pada pasien lansia, beberapa faktor berikut perlu diperhatikan sebelum menjalani PET scan:
1. Kadar gula darah
Kadar gula yang tinggi dapat memengaruhi hasil PET scan karena radiotracer menggunakan mekanisme metabolisme glukosa.
2. Fungsi ginjal
Evaluasi fungsi ginjal menjadi penting jika pemeriksaan CT scan menggunakan kontras.
3. Hidrasi
Pasien dianjurkan untuk cukup minum air putih agar tubuh tidak kekurangan cairan.
4. Kemampuan berbaring
Proses PET scan bisa berlangsung 20–40 menit, sehingga pasien perlu mampu berbaring dalam posisi diam selama pemeriksaan berlangsung.
5. Kondisi kognitif (demensia/agitasi)
Pasien dengan gangguan kognitif mungkin memerlukan pendamping atau persiapan khusus agar tetap tenang selama pemeriksaan.
Manfaat vs Risiko: Kapan PET Scan Layak Dilakukan?
PET scan biasanya direkomendasikan jika:
- Membantu menegakkan diagnosis kanker
- Menentukan stadium penyakit
- Mengevaluasi respons pengobatan
- Mendeteksi kekambuhan
Dalam konteks ini, manfaat informasi yang didapat dari PET scan sering kali jauh lebih besar dibandingkan dengan risiko radiasi yang relatif kecil.
Persiapan PET Scan pada Pasien Lansia
Agar pemeriksaan berjalan optimal, beberapa persiapan penting meliputi:
- Berpuasa beberapa jam sebelum pemeriksaan (sesuai instruksi dokter)
- Mengendalikan kadar gula darah
- Menghindari aktivitas fisik yang berat sebelum pemeriksaan
- Minum air putih dalam jumlah yang cukup
- Menggunakan pakaian nyaman
Dokter juga akan mengevaluasi kondisi umum pasien sebelum prosedur dilakukan.
Kapan Perlu Diskusi Khusus dengan Dokter?
Diskusikan lebih lanjut dengan dokter jika pasien lansia memiliki:
- Diabetes yang tidak terkendali
- Gangguan ginjal
- Riwayat alergi terhadap kontras
- Ketidakmampuan berbaring dalam waktu lama
- Gangguan kognitif atau kecemasan berat
Pendekatan individual sangat penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pasien.
Baca juga: Kapan Anda Memerlukan PET scan
FAQ Seputar PET Scan pada Lansia
Apakah radiasi PET scan berbahaya untuk lansia?
Secara umum tidak. Dosis radiasi tergolong rendah dan telah dikendalikan agar aman. Risiko jangka panjang dari satu kali pemeriksaan sangat kecil.
Apakah lansia dengan diabetes bisa menjalani PET scan?
Bisa, tetapi kadar gula darah harus dikontrol terlebih dahulu agar hasil pemeriksaan akurat.
Apakah semua lansia perlu pendamping saat PET scan?
Tidak selalu, tetapi sangat dianjurkan terutama bagi pasien dengan keterbatasan fisik atau gangguan kognitif.
PET scan lansia umumnya aman dan dapat memberikan manfaat besar dalam diagnosis dan evaluasi penyakit, terutama kanker. Keamanan pemeriksaan lebih dipengaruhi oleh kondisi kesehatan pasien, seperti fungsi ginjal, kadar gula darah, dan kemampuan fisik, bukan usia itu sendiri. Dengan persiapan yang tepat dan evaluasi medis yang baik, PET scan dapat dilakukan dengan risiko kecil pada pasien lanjut usia.
Referensi
- Radiological Society of North America, American College of Radiology. PET/CT – Positron Emission Tomography/Computed Tomography [Internet]. Oak Brook (IL): RadiologyInfo; 2025 [cited 2026 Mar 25]. Available from: https://www.radiologyinfo.org/en/info/pet
- Litt HK, Mankoff DA. FDG PET Scans in Cancer Care. JAMA Oncol. 2023;9(9):1294. Available from: https://jamanetwork.com/journals/jamaoncology/fullarticle/2807033
- Nievelstein RAJ, van Dam IM, van der Molen AJ. Radiation exposure and mortality risk from CT and PET imaging of patients with malignant lymphoma. Eur Radiol. 2012;22(9):1946–54. Available from: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC3411290/
