Peran PET Scan untuk Stadium Kanker Hipofaring

BAGIKAN

Kanker hipofaring berkembang pada hipofaring. Laring [bagian tenggorokan yang berperan dalam pembentukan suara] berada di dekat area tersebut. Setelah kanker terdiagnosis, dokter perlu mengetahui seberapa luas tumor telah berkembang serta apakah kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening atau bagian tubuh lain.

PET/CT [pemeriksaan gabungan PET untuk melihat aktivitas sel dan jaringan serta CT untuk melihat struktur di dalam tubuh] dapat digunakan untuk membantu menilai penyebaran kanker, terutama ketika dokter membutuhkan informasi tambahan mengenai kelenjar getah bening atau kemungkinan penyebaran ke bagian tubuh lain. PET/CT bukan pemeriksaan tunggal untuk memastikan diagnosis dan tidak menggantikan biopsi [pengambilan sampel jaringan untuk diperiksa di laboratorium].

Apa Itu Kanker Hipofaring?

Hipofaring merupakan bagian bawah tenggorokan yang terhubung dengan esofagus atau kerongkongan.

Kanker hipofaring paling sering berupa karsinoma sel skuamosa [kanker yang berasal dari sel pipih yang melapisi permukaan jaringan].

Keluhan dapat berupa sakit tenggorokan yang menetap, sulit atau nyeri saat menelan, perubahan suara, atau benjolan pada leher. Gejala tersebut juga dapat disebabkan oleh kondisi selain kanker sehingga diperlukan pemeriksaan dokter untuk menentukan penyebabnya.

Baca juga: Gejala Kanker Tiroid yang Sering Dikira Gangguan Tenggorokan Biasa

Pemeriksaan Apa Saja yang Digunakan untuk Menilai Kanker Hipofaring?

Dokter dapat memeriksa tenggorokan dan menggunakan endoskop [alat berbentuk selang tipis dengan kamera untuk melihat bagian dalam tubuh] untuk melihat area yang sulit terlihat secara langsung.

Bila terdapat jaringan yang mencurigakan, biopsi diperlukan untuk memastikan diagnosis melalui pemeriksaan histopatologi [pemeriksaan jaringan di laboratorium untuk melihat jenis dan karakteristik sel].

Pemeriksaan lain seperti CT scan [pemeriksaan menggunakan sinar-X untuk menghasilkan gambaran bagian dalam tubuh secara detail], MRI [pemeriksaan menggunakan medan magnet untuk menghasilkan gambaran bagian dalam tubuh secara detail], dan PET/CT dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Peran PET/CT dalam Staging Kanker Hipofaring

Penentuan stadium membantu dokter mengetahui luas penyakit dan menyusun rencana terapi.

PET/CT umumnya menggunakan FDG [zat pelacak radioaktif yang menyerupai glukosa atau gula yang digunakan tubuh sebagai sumber energi] untuk membantu menunjukkan area dengan aktivitas sel yang meningkat.

Pada kanker hipofaring, PET/CT dapat membantu menilai keterlibatan kelenjar getah bening serta mencari metastasis [penyebaran kanker ke bagian tubuh lain].

Baca juga: Informasi seputar PET Scan di ONEOnco

Apa yang Bisa Dideteksi PET/CT?

PET/CT dapat membantu menunjukkan:

  • area tumor primer dengan aktivitas sel yang meningkat;
  • kelenjar getah bening yang tampak mencurigakan;
  • kemungkinan penyebaran kanker ke bagian tubuh lain; serta
  • temuan lain yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
PET Scan
RS Mitra Keluarga Bekasi Timur
PET Scan
★ 5.0 • Process Treatment
Rp 8.500.000
Pesan

PET/CT tidak dapat mendeteksi setiap sel kanker. Area kanker yang masih sangat kecil dapat berada di bawah kemampuan pemeriksaan untuk mendeteksinya. Penyerapan FDG yang tinggi juga tidak selalu berarti kanker karena dapat terjadi pada kondisi lain, seperti infeksi atau peradangan.

Kapan PET/CT Dipertimbangkan Setelah Terapi?

Setelah terapi, PET/CT dapat dipertimbangkan untuk membantu menilai respons terhadap terapi atau bila terdapat kecurigaan kanker masih tersisa atau muncul kembali.

Jaringan yang baru menjalani radioterapi, operasi, atau terapi lainnya dapat mengalami peradangan yang juga dapat meningkatkan penyerapan FDG. Waktu pemeriksaan perlu disesuaikan dengan terapi yang telah dijalani agar hasil PET/CT dapat dinilai dengan tepat.

Keterbatasan PET/CT yang Perlu Dipahami

PET/CT merupakan pemeriksaan pendukung dan tidak digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk menilai kanker. Hasilnya perlu dinilai bersama dengan pemeriksaan dokter, biopsi, CT scan atau MRI, serta riwayat terapi.

Tidak semua area kanker menunjukkan penyerapan FDG yang cukup tinggi untuk terlihat jelas. Temuan yang tampak aktif juga belum tentu merupakan kanker sehingga pemeriksaan tambahan terkadang diperlukan.

Persiapan dan Konsultasi Sebelum Pemeriksaan

Sebelum PET/CT, pasien biasanya mendapat petunjuk mengenai makan, minum, aktivitas fisik, dan obat yang digunakan. Kadar gula darah juga dapat diperiksa karena FDG menyerupai glukosa dan hasil pemeriksaan dapat dipengaruhi oleh kadar gula darah.

Petunjuk persiapan dapat berbeda sesuai kondisi pasien dan fasilitas pemeriksaan sehingga instruksi dari tim medis perlu diikuti.

Bila PET/CT sudah direkomendasikan dokter untuk membantu mengevaluasi kanker hipofaring, pemeriksaan dapat dicari melalui jaringan layanan ONEOnco. Kunjungi Whatsapp ONEOnco untuk menemukan pilihan layanan yang sesuai dengan lokasi dan kebutuhan pemeriksaan.

PET Scan Banner

Referensi

  1. National Cancer Institute. Hypopharyngeal cancer treatment (PDQ®)–patient version [Internet]. 2025 [cited 2026 Oct 08]. Available from: https://www.cancer.gov/types/head-and-neck/patient/adult/hypopharyngeal-treatment-pdq
  2. Radiological Society of North America, American College of Radiology. PET/CT [Internet]. 2026 [cited 2026 Oct 08]. Available from: https://www.radiologyinfo.org/en/info/pet