MRI dan PET scan sama-sama merupakan pemeriksaan pencitraan medis, tetapi keduanya memberikan informasi yang berbeda. MRI terutama digunakan untuk melihat struktur organ dan jaringan secara detail, sedangkan PET scan membantu menilai aktivitas metabolik atau fungsi jaringan di dalam tubuh.1,2
Karena fungsinya berbeda, MRI dan PET scan tidak selalu dapat saling menggantikan. Dokter akan memilih pemeriksaan yang paling sesuai berdasarkan kondisi pasien, dugaan penyakit, tujuan pemeriksaan, dan hasil pemeriksaan sebelumnya. Pada kondisi tertentu, keduanya juga dapat saling melengkapi.
Apa Itu MRI?
MRI (magnetic resonance imaging) adalah pemeriksaan pencitraan yang menggunakan medan magnet kuat dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar detail bagian dalam tubuh. MRI tidak menggunakan radiasi ionisasi, yang membedakannya dari CT scan atau rontgen.1
MRI sangat berguna untuk menilai jaringan lunak dan struktur tertentu, seperti otak, saraf, sumsum tulang belakang, otot, sendi, hati, organ panggul, dan payudara sesuai indikasi. Pada pemeriksaan tertentu, dokter dapat menggunakan zat kontras untuk membantu memperjelas jaringan atau kelainan yang ingin dinilai.1
Selama pemeriksaan, pasien biasanya perlu berbaring diam di dalam mesin MRI yang berbentuk seperti tabung. Bagi sebagian orang, ruang pemeriksaan dapat terasa sempit dan suara mesin cukup bising. Namun, petugas akan memberikan instruksi dan memantau pasien selama pemeriksaan berlangsung.
Baca juga: Skrining Kanker untuk Orang Berisiko Tinggi: Rekomendasi Berdasarkan Jenis Kanker dan Risiko
Apa Itu PET Scan?
PET scan (positron emission tomography) adalah pemeriksaan kedokteran nuklir yang menggunakan zat pelacak (tracer) radioaktif dalam dosis kecil untuk menilai aktivitas metabolik jaringan. Salah satu tracer yang sering digunakan adalah FDG, yaitu zat yang menyerupai glukosa. Jaringan dengan aktivitas metabolik tinggi dapat terlihat lebih jelas pada hasil pemeriksaan.2,3
Dalam bidang kanker, PET scan dapat digunakan untuk membantu menentukan stadium, menilai penyebaran penyakit, mengevaluasi respons terhadap terapi, atau mendeteksi kemungkinan kekambuhan pada kondisi tertentu. Pemeriksaan ini juga memiliki kegunaan pada beberapa kondisi jantung, otak, infeksi, dan peradangan sesuai indikasi medis.2,3
PET scan sering dikombinasikan dengan CT menjadi PET/CT. PET menunjukkan aktivitas metabolik, sedangkan CT membantu menentukan lokasi anatomisnya. Di beberapa fasilitas, tersedia pula PET/MRI yang menggabungkan informasi metabolik dari PET dengan detail jaringan lunak dari MRI.

Perbedaan Utama MRI vs PET Scan
Berikut perbedaan utama MRI dan PET scan:
| Aspek | MRI | PET Scan / PET/CT |
| Fokus pemeriksaan | Struktur dan detail anatomi jaringan | Aktivitas metabolik atau fungsi jaringan |
| Teknologi utama | Medan magnet dan gelombang radio | Tracer radioaktif dosis kecil |
| Radiasi ionisasi | Tidak menggunakan radiasi ionisasi | Menggunakan tracer radioaktif; PET/CT juga melibatkan CT |
| Kekuatan utama | Detail jaringan lunak sangat baik | Menilai area yang aktif secara metabolik |
| Contoh penggunaan | Otak, saraf, sendi, panggul, hati, payudara tertentu | Staging kanker tertentu, respons terapi, kekambuhan, beberapa kondisi jantung/otak |
| Kombinasi pemeriksaan | MRI dengan kontras pada indikasi tertentu | PET/CT atau PET/MRI di fasilitas tertentu |
Kapan Dokter Memilih MRI?
Dokter dapat memilih MRI ketika membutuhkan gambaran detail jaringan lunak dan struktur tertentu, seperti otak, saraf, sumsum tulang belakang, sendi, otot, hati, atau organ panggul. Dalam pemeriksaan kanker, MRI dapat membantu menilai karakteristik tumor, keterlibatan jaringan di sekitarnya, serta membantu perencanaan terapi pada kondisi tertentu.1
MRI juga dapat menjadi pilihan ketika dibutuhkan pemeriksaan tanpa paparan radiasi ionisasi. Namun, pemeriksaan ini tidak selalu cocok untuk semua pasien. Pasien dengan alat implan, alat pacu jantung, atau benda logam tertentu di dalam tubuh perlu memberi tahu petugas sebelum menjalani MRI. Bila pemeriksaan menggunakan kontras, kondisi ginjal pasien juga perlu dipertimbangkan.
Kapan Dokter Memilih PET Scan?
Dokter dapat memilih PET scan atau PET/CT ketika ingin menilai aktivitas metabolik penyakit. Dalam bidang kanker, pemeriksaan ini dapat membantu menentukan atau menilai kembali stadium penyakit, mengevaluasi respons terhadap terapi, mendeteksi kemungkinan kekambuhan, atau mengidentifikasi area yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.2,3
PET scan juga dapat digunakan pada beberapa kondisi jantung dan otak sesuai indikasi. Namun, pemeriksaan ini tidak selalu diperlukan pada setiap pasien kanker dan tidak semua jenis kanker dapat dinilai secara optimal dengan FDG. PET scan paling bermanfaat bila hasilnya diperkirakan dapat memengaruhi keputusan diagnosis atau terapi.3,4
Mana yang Lebih Baik: MRI atau PET Scan?
MRI tidak selalu lebih baik daripada PET scan, begitu pula sebaliknya. Pemeriksaan yang paling tepat bergantung pada informasi yang ingin diperoleh. MRI lebih sesuai ketika dokter membutuhkan gambaran detail struktur jaringan, sedangkan PET scan atau PET/CT dapat lebih bermanfaat untuk menilai aktivitas metabolik, penyebaran kanker tertentu, atau respons terhadap terapi.
Pada beberapa kondisi, dokter dapat menyarankan lebih dari satu jenis pemeriksaan karena masing-masing memberikan informasi yang berbeda dan saling melengkapi. Hasil pencitraan juga perlu diinterpretasikan bersama kondisi klinis, pemeriksaan fisik, hasil laboratorium, dan pemeriksaan lain bila diperlukan.3
Kesimpulan
MRI dan PET scan merupakan pemeriksaan pencitraan yang memberikan informasi berbeda. MRI menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk menampilkan detail struktur jaringan tanpa radiasi ionisasi, sedangkan PET scan menggunakan tracer radioaktif dalam dosis kecil untuk menilai aktivitas metabolik atau fungsi jaringan.
Tidak ada satu pemeriksaan yang selalu lebih baik untuk semua kondisi. Pilihan yang paling tepat bergantung pada tujuan pemeriksaan, kondisi pasien, dan informasi yang dibutuhkan dokter untuk menentukan langkah penanganan. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui pemeriksaan yang paling sesuai dengan kondisi Anda.
Referensi
- RadiologyInfo.org. Magnetic resonance imaging (MRI) [Internet]. Reston (VA): American College of Radiology and Radiological Society of North America; 2025 [cited 2026 Jun 9]. Available from: https://www.radiologyinfo.org/en/mri
- RadiologyInfo.org. PET/CT scan [Internet]. Reston (VA): American College of Radiology and Radiological Society of North America; 2025 [cited 2026 Jun 9]. Available from: https://www.radiologyinfo.org/en/info/pet
- National Cancer Institute. Nuclear scans [Internet]. Bethesda (MD): National Cancer Institute; 2024 [cited 2026 Jun 9]. Available from: https://www.cancer.gov/about-cancer/diagnosis-staging/tests/nuclear-scans-fact-sheet
- Boellaard R, Delgado-Bolton R, Oyen WJG, Giammarile F, Tatsch K, Eschner W, et al. FDG PET/CT: EANM procedure guidelines for tumour imaging: version 2.0. Eur J Nucl Med Mol Imaging. 2015;42(2):328-54. doi:10.1007/s00259-014-2961-x.
