Penyakit kanker tidak muncul begitu saja karena satu penyebab tunggal yang sama pada setiap orang. 1 Secara medis, kanker berawal dari adanya kerusakan atau perubahan pada materi genetik (DNA) di dalam tubuh, yang membuat sel-sel normal tiba-tiba tumbuh, membelah diri, dan bertahan hidup secara tidak wajar. 1
Untuk memahaminya dengan mudah, kita perlu membedakan antara “penyebab” dan “faktor risiko”. 2 Penyebab adalah proses kerusakan sel secara biologis yang memicu sel menjadi kanker, sedangkan faktor risiko adalah kebiasaan atau kondisi yang membuat proses kerusakan sel tersebut lebih mudah terjadi. 2 Memiliki faktor risiko tidak otomatis membuat seseorang pasti terkena kanker, namun hal itu akan sangat memperbesar peluangnya. 2
Baca juga: Apa Saja Faktor Risiko Kanker?
Apa Penyebab Utama Kanker?
National Cancer Institute (NCI) menjelaskan bahwa sel kanker terbentuk akibat perubahan genetik yang mengacaukan sistem kendali tubuh. 1Perubahan DNA ini bisa membuat sel mengabaikan sinyal alami untuk berhenti tumbuh, atau merusak kemampuan sel untuk memperbaiki dirinya sendiri saat rusak. 1
Kerusakan DNA ini umumnya berasal dari tiga sumber utama: 1
- Kesalahan acak (alami) yang terjadi saat sel tubuh membelah diri.
- Paparan zat berbahaya dari lingkungan sekitar, seperti bahan kimia dalam asap rokok, paparan terik sinar ultraviolet matahari, atau infeksi virus tertentu.
- Warisan kelainan genetik atau keturunan dari orang tua.
Baca juga: Apa itu Kanker? Gejala, Penyebab, dan Pengobatan
Faktor Risiko: Gaya Hidup yang Berpengaruh
Gaya hidup sehari-hari memegang peranan yang sangat besar terhadap risiko kanker. World Health Organization (WHO) menegaskan bahwa sekitar 30% hingga 50% kasus kanker sebenarnya dapat dicegah dengan cara menghindari faktor risiko dan menerapkan pola hidup sehat. 2,3,4
- Rokok dan Tembakau:
Ini adalah salah satu pemicu kanker yang paling kuat dan terbukti secara ilmiah. Asap rokok mengandung racun yang merusak DNA, memicu tidak hanya kanker paru-paru, tetapi juga kanker mulut, tenggorokan, pankreas, hingga kandung kemih. Berhenti merokok adalah langkah pencegahan paling berdampak yang bisa Anda lakukan. - Alkohol, Obesitas, dan Kurang Gerak:
Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan merupakan zat pemicu kanker (karsinogen). Selain itu, WHO sangat menyarankan untuk menjaga berat badan tetap ideal, rutin berolahraga, serta memperbanyak makan buah dan sayur, karena faktor-faktor ini saling berkaitan erat dalam melindungi tubuh dari risiko kanker jangka panjang.
Baca juga: Pola Hidup Ini Berperan Penting dalam Mencegah Kanker
Faktor Genetik: Mitos Kanker sebagai Penyakit Keturunan
Banyak masyarakat yang mengira bahwa kanker murni penyakit keturunan, padahal faktanya tidak demikian. Data menunjukkan bahwa hanya sekitar 5% hingga 10% dari seluruh kasus kanker yang benar-benar disebabkan oleh kelainan genetik bawaan dari orang tua. Artinya, sebagian besar kasus kanker justru terjadi pada orang yang sama sekali tidak memiliki riwayat keluarga berpenyakit kanker. 5
Meski begitu, kewaspadaan ekstra tetap diperlukan jika di dalam keluarga Anda terdapat pola yang mencurigakan. Misalnya, ada anggota keluarga yang terkena kanker di usia sangat muda, beberapa anggota keluarga mengidap jenis kanker yang sama, atau satu orang mengidap lebih dari satu jenis kanker. Jika Anda memiliki riwayat keluarga seperti ini, sangat dianjurkan untuk berdiskusi dengan dokter mengenai perlunya pemeriksaan atau tes genetik. 5
Faktor Lingkungan dan Infeksi Virus
Paparan dari luar tubuh juga dapat memperbesar peluang terjadinya kanker. 3,4 WHO membagi zat pemicu kanker ke dalam tiga kelompok: bahaya fisik (seperti paparan radiasi ultraviolet), bahaya kimia (seperti komponen asap rokok, alkohol, dan asbestos), serta bahaya biologis (seperti infeksi virus dan bakteri). 3
Sekitar 13% kasus kanker di dunia ternyata dipicu oleh infeksi yang berkepanjangan, seperti infeksi virus HPV (pemicu kanker serviks), Hepatitis B dan C (pemicu kanker hati), serta bakteri lambung H. pylori. 3 Itulah sebabnya, melengkapi diri dengan vaksinasi (seperti vaksin HPV dan Hepatitis B) adalah bentuk pencegahan kanker yang sangat efektif. 3,4
Perlu dipahami bahwa terpapar suatu zat penyebab kanker tidak berarti Anda pasti akan langsung jatuh sakit. 4 Risiko tersebut sangat dipengaruhi oleh seberapa banyak dosis paparannya, seberapa lama Anda terpapar, dan bagaimana daya tahan genetik tubuh Anda masing-masing. 4
Baca juga: Fakta vs. Mitos: Mengungkap Kebenaran Seputar Penyebab Kanker
Tanya Jawab (FAQ)
- Apa bedanya penyebab dan faktor risiko kanker?
Penyebab kanker adalah proses biologis yang merusak DNA sehingga sel berubah menjadi ganas. 1,2 Sedangkan faktor risiko adalah hal-hal yang memperbesar peluang terjadinya kerusakan tersebut, seperti kebiasaan merokok, minum alkohol, kegemukan, atau faktor keturunan. 2 - Apakah kanker lebih sering disebabkan oleh faktor keturunan atau gaya hidup?
Gaya hidup dan lingkungan jauh lebih mendominasi. 2 Hanya sekitar 5% hingga 10% kasus kanker yang berkaitan langsung dengan genetik bawaan keluarga. 5 Oleh karena itu, menjaga pola hidup sehat tetap menjadi perlindungan paling utama bagi kita semua. 2 - Jika saya terpapar zat pemicu kanker (karsinogen), apakah saya pasti akan terkena kanker?
Tidak otomatis demikian. Risiko terjadinya kanker sangat dipengaruhi oleh seberapa banyak dan seberapa lama Anda terpapar zat tersebut, ditambah dengan kondisi sistem kekebalan dan genetik tubuh Anda. 4
Referensi
- National Cancer Institute. The genetics of cancer [Internet]. Bethesda (MD): National Cancer Institute; 2024 Aug 8 [cited 2026 Mar 9]. Available from: https://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/genetics
- National Cancer Institute. Risk factors for cancer [Internet]. Bethesda (MD): National Cancer Institute; 2015 Dec 23 [cited 2026 Mar 9]. Available from: https://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/risk
- World Health Organization. Cancer [Internet]. Geneva: World Health Organization; 2025 Feb 3 [cited 2026 Mar 9]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cancer
- National Cancer Institute. Environmental carcinogens and cancer risk [Internet]. Bethesda (MD): National Cancer Institute; 2023 Apr 6 [cited 2026 Mar 9]. Available from: https://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/risk/substances/carcinogens
- National Cancer Institute. Genetic testing for inherited cancer risk [Internet]. Bethesda (MD): National Cancer Institute; 2024 Apr 18 [cited 2026 Mar 9]. Available from: https://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/genetics/genetic-testing-fact-sheet
