Buah yang Perlu Dibatasi untuk Pasien Kanker: Apa yang Perlu Diperhatikan?

BAGIKAN

Buah merupakan sumber vitamin, mineral, cairan, serat, dan berbagai zat gizi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh selama menjalani terapi kanker. Dalam banyak kondisi, buah tetap dapat menjadi bagian dari pola makan pasien kanker sehari-hari.

Beberapa jenis buah atau cara penyajiannya mungkin perlu disesuaikan ketika pasien mengalami efek samping terapi, penurunan daya tahan tubuh, atau gangguan pencernaan. Penyesuaian juga mungkin diperlukan bila pasien menggunakan obat yang dapat berinteraksi dengan jenis buah tertentu.

Hal yang perlu dipahami adalah tidak ada satu daftar buah yang harus dihindari oleh semua pasien kanker. Pembatasan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien dan tidak dilakukan secara berlebihan, terutama bila pasien sedang mengalami penurunan nafsu makan atau berat badan.

Buah Asam saat Sariawan atau Mulut Terasa Perih

Beberapa jenis kemoterapi [terapi kanker menggunakan obat untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan sel kanker] dan radioterapi [terapi kanker menggunakan radiasi] di area kepala atau leher dapat menyebabkan sariawan, mulut kering, nyeri saat menelan, atau mukositis [peradangan dan luka pada lapisan mulut atau saluran pencernaan yang dapat terjadi akibat terapi kanker].

Saat keluhan tersebut muncul, buah yang rasanya sangat asam dapat membuat mulut terasa semakin perih pada sebagian pasien.

Buah yang mungkin perlu dibatasi sementara antara lain:

  • Jeruk;
  • Lemon;
  • Jeruk nipis;
  • Grapefruit [sejenis jeruk berukuran besar dengan rasa asam hingga pahit];
  • Nanas.

Buah tersebut bukan makanan yang berbahaya bagi pasien kanker. Pembatasan sementara hanya bertujuan mengurangi rasa tidak nyaman ketika mulut sedang sensitif.

Sebagai pilihan, buah yang lebih lembut dan tidak terlalu asam, seperti pisang matang, pepaya, melon, atau alpukat, dapat dipilih. Bila sulit mengunyah atau menelan, buah dapat dihaluskan agar lebih mudah dimakan. Pastikan buah dicuci dan disiapkan dengan cara yang bersih.

Baca juga: Sehabis Kemo Harus Makan Apa?

Buah yang Kebersihannya Tidak Terjamin saat Daya Tahan Tubuh Menurun

Pada sebagian pasien kanker, terapi dapat menyebabkan neutropenia [jumlah neutrofil, yaitu salah satu jenis sel darah putih yang membantu melawan infeksi, lebih rendah dari normal]. Kondisi daya tahan tubuh yang menurun juga menjadi salah satu alasan mengapa pemilihan makanan selama kemoterapi perlu lebih diperhatikan, terutama dari sisi kebersihan dan keamanan makanan.

Buah segar tetap dapat menjadi bagian dari pola makan, tetapi kebersihannya perlu diperhatikan dengan baik.

Sebaiknya hindari:

  • Buah yang tidak dicuci dengan baik;
  • Buah potong yang sudah terlalu lama dibiarkan terbuka;
  • Buah dari tempat yang kebersihannya tidak terjamin;
  • Jus buah yang tidak dipasteurisasi [tidak melalui proses pemanasan untuk membantu membunuh kuman berbahaya];
  • Buah yang disimpan terlalu lama pada suhu ruang.

Pilih buah utuh yang masih segar, cuci dengan baik menggunakan air mengalir, gunakan alat potong yang bersih, dan segera makan setelah buah dipotong. Mengupas kulit buah juga dapat menjadi pilihan tambahan bila diperlukani.

Baca juga: Panduan Nutrisi Pasien Kanker Selama Pengobatan

Buah Tinggi Serat saat Diare

Diare dapat terjadi akibat terapi kanker, efek samping obat yang digunakan selama terapi, infeksi, atau kondisi kesehatan lainnya. Ketika saluran pencernaan sedang sensitif, buah yang tinggi serat atau dimakan dalam jumlah banyak dapat memperberat keluhan pada sebagian pasien.

Buah kering, buah dengan kulit atau serat yang kasar, serta buah yang mudah memicu kembung dapat dibatasi sementara bila membuat diare semakin berat.

Pilihan yang mungkin lebih nyaman dimakan antara lain pisang matang atau apel yang sudah dikupas, sesuai dengan kondisi pasien.

Bila diare berlangsung terus-menerus, disertai demam, muntah, tubuh sangat lemas, atau kesulitan minum, segera hubungi dokter. Diare selama terapi kanker tidak sebaiknya hanya ditangani dengan perubahan pola makan.

Cara Aman Mengonsumsi Buah Selama Pengobatan Kanker

Beberapa langkah sederhana dapat membantu menjaga buah tetap aman untuk dimakan:

  1. Cuci tangan sebelum menyiapkan makanan.
  2. Cuci buah dengan baik menggunakan air mengalir.
  3. Gunakan pisau dan talenan yang bersih.
  4. Pilih buah yang masih segar dan tidak rusak.
  5. Segera makan buah setelah dipotong.
  6. Simpan buah potong dalam wadah tertutup dan kondisi dingin.
  7. Hindari jus yang tidak dipasteurisasi bila daya tahan tubuh sedang menurun.
  8. Makan dalam porsi kecil bila mudah merasa mual atau cepat kenyang.

Tidak perlu menghindari terlalu banyak jenis buah tanpa alasan medis yang jelas. Pada pasien yang sedang sulit makan atau mengalami penurunan berat badan, menjaga agar kebutuhan energi dan zat gizi tetap terpenuhi justru menjadi hal yang penting.

Selain memperhatikan kebutuhan nutrisi selama pengobatan, pasien dan keluarga juga dapat mencari informasi mengenai dukungan pengobatan yang tersedia. ONEOnco menyediakan Program Bantuan Pasien dengan harga khusus untuk beberapa produk onkologi tertentu.

Bagi pasien yang membutuhkan informasi mengenai ketersediaan obat yang termasuk dalam program, ketentuan, kriteria peserta, serta harga, informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi WhatsApp ONEOnco di +62 811-1707-0111.

skrining awal kanker

Referensi

  1. American Cancer Society. Nutrition and Physical Activity During and After Cancer Treatment [Internet]. Atlanta: American Cancer Society; 2025 [cited 2026 Jun 9]. Available from: https://www.cancer.org/cancer/supportive-care/nutrition-activity-with-cancer.html
  2. American Cancer Society. Nutrition for the Person Getting Cancer Treatment [Internet]. Atlanta: American Cancer Society; 2024 [cited 2026 Jun 9]. Available from: https://www.cancer.org/content/dam/cancer-org/cancer-control/en/booklets-flyers/nutrition-for-the-patient-with-cancer-during-treatment.pdf
  3. National Cancer Institute. Nutrition in Cancer Care (PDQ) – Patient Version [Internet]. Bethesda (MD): National Cancer Institute; 2024 [cited 2026 Jun 9]. Available from: https://www.cancer.gov/about-cancer/treatment/side-effects/nutrition
  4. National Cancer Institute. Cancer Therapy Interactions With Foods and Dietary Supplements (PDQ) – Patient Version [Internet]. Bethesda (MD): National Cancer Institute; 2024 [cited 2026 Jun 9]. Available from: https://www.cancer.gov/about-cancer/treatment/cam/patient/dietary-interactions-pdq
  5. Johns Hopkins Medicine. Cancer Diet: Foods to Add and Avoid During Cancer Treatment [Internet]. Baltimore: Johns Hopkins Medicine; 2025 [cited 2026 Jun 9]. Available from: https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/cancer/cancer-diet-foods-to-add-and-avoid-during-cancer-treatment