Perbedaan MRI dan PET Scan: Memahami Struktur dan Fungsi Diagnosis Masing – Masing

BAGIKAN

Teknologi pencitraan medis terus berkembang dan kini menjadi fondasi diagnosis modern. Dua metode yang sering dibandingkan adalah MRI (Magnetic Resonance Imaging) dan PET Scan (Positron Emission Tomography). Keduanya sama-sama membantu dokter “melihat ke dalam tubuh”, tetapi sesungguhnya bekerja dengan prinsip yang sangat berbeda baik dari sisi teknologi, tujuan, maupun informasi klinis yang dihasilkan.

Membahas apa beda MRI dan PET scan bukan sekadar membandingkan alat; isu utamanya adalah bagaimana masing-masing teknologi memahami tubuh manusia dari sudut pandang yang berbeda: struktur vs fungsi. Pemahaman ini sangat penting karena rencana terapi sering bergantung pada jenis informasi yang diberikan pemeriksaan ini.

Baca juga : Cara Periksa Kanker Pertama Kali: Panduan Lengkap Deteksi Dini

Apa Itu MRI? (Magnetic Resonance Imaging)

MRI adalah teknik pencitraan yang menggunakan medan magnet kuat dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar anatomi yang sangat detail, terutama jaringan lunak. MRI tidak menggunakan radiasi, sehingga lebih aman untuk pemeriksaan berulang atau jangka panjang.

Bagaimana MRI Bekerja

Medan magnet mengatur orientasi atom hidrogen di dalam tubuh. Gelombang radio kemudian dikirimkan untuk “mengganggu” orientasi tersebut, dan sinyal yang dipancarkan kembali direkam komputer untuk menciptakan gambar berdefinisi tinggi.

Kelebihan MRI

  • Gambar struktur otak, saraf, otot, dan ligamen sangat detail.
  • Deteksi kelainan jaringan lunak lebih akurat dibanding CT scan.
  • Aman karena tanpa radiasi.
  • Dapat menilai pembuluh darah melalui teknik MRA (Magnetic Resonance Angiography).

Kapan MRI Umumnya Dipilih

  • Tumor otak atau kelainan saraf
  • Cedera ligamen, tendon, atau sendi
  • Kelainan tulang belakang
  • Kelainan pembuluh darah otak

MRI unggul dalam memetakan struktur tubuh dengan ketajaman tinggi.

Apa Itu PET Scan? (Positron Emission Tomography)

PET scan adalah teknik pencitraan fungsional yang menampilkan aktivitas metabolik sel menggunakan tracer radioaktif. Artinya, PET scan tidak hanya menunjukkan bentuk organ, tetapi apa yang organ tersebut lakukan.

Bagaimana PET Scan Bekerja

Tracer radioaktif seperti FDG disuntikkan ke tubuh. Sel yang aktif secara metabolik seperti sel kanker, akan menyerap tracer lebih banyak sehingga tampak lebih terang [1,5].

Kelebihan PET Scan

  • Mendeteksi kanker tahap awal berdasarkan aktivitas metabolik.
  • Menilai penyebaran kanker (metastasis) dengan sensitivitas tinggi.
  • Memantau efektivitas terapi kanker.
  • Menilai gangguan otak seperti Alzheimer atau epilepsi.

Kapan PET Scan Dipilih

  • Evaluasi kanker tahap awal
  • Menentukan lokasi metastasis
  • Penilaian respons terapi
  • Penentuan area epileptogenik
  • Menilai fungsi otak degeneratif

Simpulan: PET scan memberikan informasi metabolik dan fungsional yang tidak terlihat pada MRI.

Baca juga : Kegunaan PET Scan dan Manfaatnya dalam Diagnosis Medis

Perbedaan Utama MRI dan PET Scan

AspekMRIPET Scan
Jenis DataStruktur anatomiAktivitas metabolik & fungsi
TeknologiMedan magnet + gelombang radioRadioactive tracer
RadiasiTidak adaAda (rendah)
Akurasi TertentuJaringan lunak, otak, sendiKanker, metabolisme, gangguan otak
Tujuan UtamaMenilai bentuk & kerusakan strukturalMendeteksi perubahan fungsi seluler
Waktu Pemeriksaan30–60 menit20–45 menit + waktu penyerapan tracer

Analisis Klinis: Mengapa Dokter Memilih Salah Satu?

1. MRI Menjawab Pertanyaan “Ada Apa dengan Struktur Tubuh

MRI memperlihatkan ukuran, bentuk, tekstur, dan perubahan anatomis.
Digunakan untuk:

  • identifikasi tumor otak
  • cedera jaringan lunak
  • deteksi stroke
  • inflamasi jaringan

MRI sangat detail, tetapi hanya melihat struktur, bukan fungsi seluler.

2. PET Scan Menjawab Pertanyaan “Bagaimana Organ Ini Bekerja?”

Banyak penyakit muncul lebih awal secara fungsional sebelum perubahan bentuk terlihat.
Misalnya kanker → metabolisme meningkat sebelum tumor membesar.

PET mendeteksi:

  • aktivitas glukosa berlebih pada tumor
  • penurunan metabolisme otak (Alzheimer)
  • fokus epilepsi hiperaktif

Karena itu PET dianggap sebagai baku emas di banyak kasus onkologi modern.

3. Mengapa PET–MRI Menjadi Kombinasi Ideal?

PET–MRI menggabungkan:

  • MRI: struktur tumor
  • PET: agresivitas / aktivitas biologis tumor
    Kombinasi ini lebih presisi untuk:
    kanker otak
    kanker kepala-leher
    kanker serviks
    evaluasi saraf

MRI dan PET scan adalah dua pemeriksaan yang berbeda secara fundamental. MRI memberikan detail struktural, sementara PET scan memberikan informasi fungsional dan metabolik. Pemilihan keduanya bergantung pada tujuan diagnostik, apakah yang dibutuhkan adalah melihat bentuk atau memahami fungsi.

Dalam banyak kasus, keduanya digunakan bersamaan untuk memberikan gambaran paling komprehensif.

Daftar Pustaka

  1. Kapoor M, Heston TF, Kasi A. PET Scanning. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025 Jan– [updated 2025 Feb 26; cited 2025 Dec 8]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK559089/
  2. National Institute of Biomedical Imaging and Bioengineering (NIBIB). Magnetic resonance imaging (MRI) [Internet]. [cited 2025 Dec 8]. Available from: https://www.nibib.nih.gov/science-education/science-topics/magnetic-resonance-imaging-mri
  3. Cleveland Clinic. PET Scan [Internet]. [cited 2025 Dec 8]. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/10123-pet-scan
  4. Healthline. MRI vs PET Scan: What’s the Difference? [Internet]. [cited 2025 Dec 8]. Available from: https://www.healthline.com/health/mri-vs-pet-scan
  5. Valk PE, Bailey DL, Townsend DW, Maisey MN. Positron emission tomography: basic science and clinical practice. AJNR Am J Neuroradiol. 2005 Oct;26(9):2429. PMCID: PMC7976168.

Hubungi Kami: +62811 1707 0111