Kanker Stadium 1 adalah tahap paling awal dari kanker. Ini adalah kabar baik, sebab pada tahap ini sel kanker masih kecil dan terbatas pada area asalnya, serta belum menyebar ke organ atau jaringan lain.1-3 Kondisi ini memberikan peluang penyembuhan yang sangat tinggi apabila ditangani dengan tepat dan cepat .1
Pilihan terapi untuk Kanker Stadium 1 berfokus pada penghilangan total sel kanker. Pemilihan jenis pengobatan akan sangat bergantung pada jenis kanker (misalnya payudara, paru, atau usus besar), lokasi, kondisi kesehatan pasien, dan rekomendasi dari tim dokter spesialis di bidang kanker (onkologi) .4
Jenis-Jenis Pengobatan Utama Kanker Stadium 1
Pengobatan untuk Stadium 1 bersifat kuratif (bertujuan menyembuhkan). Berikut adalah metode-metode yang paling umum digunakan:
1. Operasi (Bedah Onkologi)
Operasi adalah metode utama (standar baku) dalam penanganan Kanker Stadium 1. Operasi bertujuan mengangkat tumor secara keseluruhan (reseksi) dan sebagian kecil jaringan sehat di sekitarnya (margin) untuk memastikan tidak ada sel kanker yang tersisa .3 Karena tumor masih terlokalisasi, operasi seringkali menjadi satu-satunya terapi yang dibutuhkan untuk mencapai kesembuhan total. Biaya operasi meliputi jasa dokter bedah, anestesi, biaya ruang operasi, dan rawat inap. Biaya operasi memiliki kisaran yang luas, mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah, tergantung jenis kanker dan fasilitas rumah sakit .5,6.
2. Radioterapi (Terapi Radiasi)
Terapi radiasi menggunakan sinar berenergi tinggi yang difokuskan pada area tumor untuk menghancurkan sel kanker. Radioterapi sering diberikan setelah operasi (adjuvant), terutama pada kasus seperti Kanker Payudara, untuk membasmi sisa-sisa sel kanker mikroskopis yang mungkin ada, sehingga meminimalkan risiko kambuh. Terkadang juga digunakan sebagai terapi utama jika pasien tidak bisa menjalani operasi .4 Total biaya dipengaruhi oleh jumlah sesi yang dibutuhkan dan teknologi yang digunakan (misalnya, IMRT atau SBRT). Biaya ini bisa sangat signifikan.
3. Kemoterapi dan Terapi Sistemik Lainnya
Kemoterapi menggunakan obat untuk membunuh sel kanker yang beredar di tubuh. Pada stadium awal yang murni terlokalisasi, kemoterapi jarang menjadi terapi utama. Namun, kemoterapi, terapi target, atau imunoterapi dapat diberikan setelah operasi (adjuvant) jika hasil pemeriksaan patologi menunjukkan tumor memiliki ciri molekuler yang agresif atau ada risiko tinggi kekambuhan .4
Baca juga : Berapa Banyak Sesi Kemoterapi Yang Saya Butuhkan Agar Kanker “Sembuh”? Memahami Siklus dan Remisi
4. Terapi Target (Targeted Therapy)
Terapi target menggunakan obat yang bekerja secara spesifik pada molekul genetik atau protein tertentu yang memicu pertumbuhan kanker. Efek sampingnya umumnya lebih ringan dibanding kemoterapi konvensional. Tidak semua pasien memerlukan terapi ini, penggunaannya disesuaikan dengan hasil pemeriksaan biomarker atas pertimbangan dokter.4
5. Imunoterapi
Imunoterapi membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan menyerang sel kanker. Beberapa obat imunoterapi sudah digunakan pada kanker paru dan kanker kulit jenis melanoma stadium awal dengan hasil menjanjikan, meskipun biaya masih tergolong tinggi dan belum tersedia di semua fasilitas medis.4
Estimasi Biaya Pengobatan Kanker Stadium 1
Biaya pengobatan kanker umumnya dihitung per siklus dan sangat bergantung pada jenis obat (obat sitotoksik, terapi target, atau imunoterapi memiliki harga berbeda) [7]. Berikut gambaran umum kisaran biaya pengobatan kanker stadium 1 di Indonesia: .8-12.
| Jenis Pengobatan / Komponen | Perkiraan Biaya |
| Operasi | Rp 50.000.000 – Rp 100.000.000 atau lebih |
| Kemoterapi (per sesi) | Rp 750.000 – Rp 11.000.000 (4–12 sesi per siklus) |
| Terapi Target | Rp 20.000.000 – Rp 80.000.000 (total) |
| Radioterapi | Termasuk dalam paket pengobatan (biaya bervariasi) |
| Biaya Pendukung | Konsultasi dokter > Rp 250.000, tes darah > Rp 1.000.000, rawat inap > Rp 400.000/malam, serta obat penunjang |
Strategi Biaya Pengobatan
Meskipun Kanker Stadium 1 memiliki prognosis terbaik, biaya pengobatan tetap menjadi tantangan besar. Total biaya dapat mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah dalam setahun pertama pengobatan .7,10
Penting untuk melakukan perencanaan finansial dengan strategi berikut ini:
Pemanfaatan Jaminan Kesehatan: Pastikan untuk memahami prosedur dan cakupan penuh dari BPJS Kesehatan. BPJS di Indonesia umumnya menanggung biaya pengobatan kanker sesuai dengan kelas dan protokol yang berlaku.
Asuransi Swasta: Jika Anda memiliki asuransi swasta, pahami batasan plafon dan ketentuan co-pay untuk terapi spesifik (misalnya untuk obat target therapy yang mahal) .6,11,12
Dukungan Komunitas: Mencari informasi dan dukungan dari organisasi pasien kanker, seperti Indonesian Cancer Care Community (ICCC), dapat membantu mengatasi tantangan finansial dan emosional .8
Konsultasi Dokter Onkologi: Dokter yang ahli di bidang onkologi, yaitu bidang kedokteran yang khusus menangani pengobatan dan pencegahan penyakit kanker (seperti Dokter Spesialis Onkologi Medik, Onkologi Radiasi atau Bedah Onkologi) adalah spesialis yang akan merancang rencana pengobatan dan dapat memberikan perkiraan biaya pengobatan yang lebih akurat.9
Kesimpulan
Menghadapi Kanker Stadium 1 adalah perlombaan melawan waktu. Kunci kesembuhan terletak pada kecepatan diagnosis dan keakuratan operasi. Biaya yang besar dapat dikelola dengan perencanaan finansial yang matang dan pemanfaatan maksimal jaminan/asurasi kesehatan yang tersedia.
Baca juga : Cara Periksa Kanker Pertama Kali: Panduan Lengkap Deteksi Dini
Daftar Pustaka
- World Health Organization. Early cancer diagnosis saves lives, cuts treatment costs. [Internet]. Geneva: WHO; 2017 [cited 10 Nov 2025]. Available from: https://www.who.int/news/item/03-02-2017-early-cancer-diagnosis-saves-lives-cuts-treatment-costs
- American Cancer Society. Cancer Stages. [Internet]. Atlanta: ACS; 2024 [cited 10 Nov 2025]. Available from: https://www.cancer.org/cancer/risk-prevention/screening.html
- National Cancer Institute. Types of Cancer Treatment. [Internet]. Bethesda: NCI; 2024 [cited 10 Nov 2025]. Available from: https://www.cancer.gov/about-cancer/treatment/types
- National Comprehensive Cancer Network (NCCN). NCCN Guidelines® for Patients: Principles of Cancer Treatment. [Internet]. Plymouth Meeting: NCCN; 2024 [dikutip 10 Nov 2025]. Available from: https://www.nccn.org/patients/guidelines/content/PDF/principles_treatment_patient.pdf
- Blumen H, Fitch K, Polkus V. Comparison of Treatment Costs for Breast Cancer, by Tumor Stage and Type of Service. Am Health Drug Benefits. 2016;9(1):23–32.
- Prudential Indonesia. Kisaran Biaya Operasi. [Internet]. Jakarta: Prudential Indonesia; 2025 [cited 10 Nov 2025]. Available from: https://www.prudential.co.id/id/pulse/article/kisaran-biaya-operasi/
- Brandão M, D’Angelo F, Ferreira M, de Fátima Carvalho M, Faria J. Healthcare use and costs in early breast cancer: A patient-level data analysis according to stage and breast cancer subtype. ESMO Open. 2020;5(6):e000984. doi: 10.1136/esmoopen-2020-000984.
- Indonesian Cancer Care Community (ICCC). Financial Support for Cancer Patients. [Internet]. Jakarta: ICCC; 2025 [cited 10 Nov 2025]. Available from: https://iccc.id/financial
- Alodokter. Cari Dokter Onkologi. [Internet]. Jakarta: Alodokter; 2025 [cited 10 Nov 2025]. Available from: https://www.alodokter.com/cari-dokter/dokter-onkologi?page=1
- Hello Sehat. Biaya Hematologi Lengkap. [Internet]. Jakarta: Hello Sehat; 2025 [cited 10 Nov 2025]. Available from: https://hellosehat.com/sehat/rumah-sakit/biaya-hematologi-lengkap/
- PFI Mega Life. Biaya Kemoterapi. [Internet]. Jakarta: PFI Mega Life; 2025 [cited 10 Nov 2025]. Available from: https://pfimegalife.co.id/literasi-keuangan/biaya-kemoterapi
- 5 Jenis Pengobatan Kanker dan Estimasi Biayanya [Internet]. 2025 [cited 10 Nov 2025]. Available from: https://www.fwd.co.id/id/blog/kesehatan/5-jenis-pengobatan-kanker-dan-estimasi-biayanya/
