Tidak selalu perlu langsung ke dokter onkologi saat muncul keluhan kesehatan. Dalam sistem layanan kesehatan, pemeriksaan awal biasanya dilakukan oleh dokter umum atau dokter spesialis terkait untuk menilai apakah gejala mengarah pada kecurigaan kanker. Rujukan ke onkologi diberikan bila terdapat temuan klinis, hasil laboratorium, atau pemeriksaan pencitraan yang mengindikasikan keganasan.
Namun, pada kondisi tertentu dengan gejala kanker yang kuat atau faktor risiko tinggi, konsultasi langsung ke dokter onkologi dapat menjadi langkah strategis untuk mempercepat proses diagnosis kanker dan perencanaan penanganan sejak dini.
Baca juga: Kalau Curiga Kanker Harus ke Dokter Apa
Memahami Peran Dokter Onkologi dalam Diagnosis Kanker
Dokter onkologi adalah tenaga medis yang memiliki kompetensi khusus dalam diagnosis, penentuan stadium, dan penatalaksanaan kanker. Perannya tidak hanya menangani kanker yang telah terdiagnosis, tetapi juga mengevaluasi dugaan kanker berdasarkan gejala klinis dan hasil pemeriksaan penunjang.
Dalam praktik klinis, dokter onkologi berperan dalam
• interpretasi hasil biopsi, pemeriksaan laboratorium, dan pencitraan medis
• penentuan stadium kanker berdasarkan pedoman internasional
• perencanaan terapi obat, tindakan bedah, dan radioterapi
• koordinasi tim multidisiplin untuk penanganan kanker yang komprehensif
Pendekatan ini menempatkan onkologi sebagai pusat pengambilan keputusan berbasis evidence based medicine.
Kapan Sebaiknya Berkonsultasi ke Dokter Onkologi?
Setelah Mendapatkan Rujukan Medis
Alur yang paling umum adalah memulai konsultasi dari dokter umum. Pemeriksaan awal bertujuan mengidentifikasi apakah keluhan mengarah pada penyakit jinak atau membutuhkan evaluasi lebih lanjut. Bila ditemukan kecurigaan kanker, dokter akan memberikan rujukan ke poli onkologi untuk pemeriksaan lanjutan.
Pendekatan rujukan ini membantu memastikan bahwa konsultasi onkologi dilakukan berdasarkan indikasi medis yang jelas.
Jika Muncul Gejala Kanker yang Spesifik dan Persisten
Beberapa gejala kanker memerlukan kewaspadaan lebih tinggi, terutama bila berlangsung lama atau semakin memburuk, antara lain
• benjolan abnormal di payudara, testis, leher, atau jaringan lunak lain
• penurunan berat badan signifikan tanpa sebab yang jelas
• kelelahan ekstrem yang menetap
• nyeri kronis pada tulang, otot, atau sendi
• perubahan bentuk, warna, atau perdarahan pada tahi lalat
• perdarahan tidak biasa melalui urine, feses, hidung, atau vagina
• batuk kronis disertai darah
• perubahan pola buang air besar atau buang air kecil
• demam berkepanjangan atau keringat malam berulang
Gejala tersebut tidak selalu menandakan kanker, namun kombinasi dan durasinya meningkatkan kebutuhan evaluasi oleh dokter onkologi.
Jika Memiliki Faktor Risiko Kanker
Konsultasi dini ke onkologi sangat dianjurkan bila terdapat faktor risiko tertentu, seperti
• riwayat keluarga dengan kanker
• risiko genetik yang diketahui
• paparan zat karsinogen dalam jangka panjang
• kondisi pra kanker atau kelainan jaringan tertentu
Pada kelompok ini, skrining kanker dan pemantauan berkala berperan penting dalam deteksi dini.
Mengapa Konsultasi Dini ke Onkologi Bisa Menjadi Keputusan Penting?
Deteksi Dini Kanker
Deteksi dini merupakan faktor kunci dalam meningkatkan peluang kesembuhan kanker. Diagnosis yang ditegakkan pada stadium awal memungkinkan terapi dilakukan sebelum penyebaran penyakit, sehingga hasil klinis menjadi lebih baik.
Penanganan Kanker yang Terarah dan Terintegrasi
Dokter onkologi memiliki keahlian dalam
• perencanaan terapi obat sesuai jenis kanker
• evaluasi kebutuhan tindakan bedah onkologi
• penentuan indikasi radioterapi
• pemantauan respons terapi dan efek samping
Pendekatan ini memastikan penanganan kanker dilakukan secara menyeluruh, personal, dan berbasis bukti ilmiah.
Tidak semua keluhan kesehatan memerlukan konsultasi langsung ke dokter onkologi. Pemeriksaan awal oleh dokter umum tetap menjadi langkah rasional dalam banyak kasus. Namun, bila terdapat gejala kanker yang kuat, faktor risiko tinggi, atau temuan klinis yang mencurigakan, konsultasi dini ke onkologi dapat mempercepat diagnosis kanker dan meningkatkan peluang keberhasilan terapi.
Pemahaman yang tepat mengenai peran dokter onkologi dan waktu yang sesuai untuk berkonsultasi menjadi bagian penting dalam upaya deteksi dini dan penanganan kanker yang optimal.
Baca juga: Peran Dokter Umum dalam Deteksi Awal Kanker
Referensi
- Healthdirect Australia. Oncologist. Available from: https://www.healthdirect.gov.au/oncologist
- Cleveland Clinic. Oncologist. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/articles/22145-oncologist
- Moffitt Cancer Center. When do you need to see an oncologist. Available from: https://www.moffitt.org/taking-care-of-your-health/taking-care-of-your-health-story-archive/when-do-you-need-to-see-an-oncologist/
- American Cancer Society. Choosing a cancer doctor. Available from: https://www.cancer.org/cancer/preparing-for-treatment/choosing-a-cancer-doctor.html
- National Cancer Institute. Finding cancer care. Available from:https://www.cancer.gov/about-cancer/managing-care/finding-cancer-care
