Vaksin HPV untuk Pria: Apakah Perlu dan Seberapa Penting?

BAGIKAN

Ya, pria sangat dianjurkan untuk mendapatkan vaksin Human papillomavirus (HPV). Vaksin ini berperan krusial dalam mencegah berbagai jenis kanker yang berkaitan dengan infeksi virus tersebut, termasuk kanker anus, kanker penis, dan kanker oropharynx (tenggorokan, amandel, serta pangkal lidah), sekaligus melindungi dari kutil kelamin atau genital warts.1

Human papillomavirus merupakan virus yang sangat umum dan sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, virus ini dapat bertahan lama di dalam tubuh (persistent infection) dan memicu perubahan seluler yang berujung pada keganasan. 2 Oleh karena itu, vaksinasi pada pria dipandang sebagai strategi pencegahan kanker berbasis bukti ilmiah yang tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga berdampak luas pada kesehatan masyarakat. 1,2

Baca juga : Perbedaan Vaksin HPV dan HPV DNA – Dua Strategi Cegah Kanker Serviks

Memahami HPV dan Dampaknya pada Kesehatan Pria

Human papillomavirus adalah kelompok virus yang terdiri dari lebih dari 100 tipe, di mana beberapa di antaranya diklasifikasikan sebagai tipe risiko tinggi (high-risk) karena sifatnya yang karsinogenik. 3 Pada pria, infeksi ini sering kali tidak terdeteksi karena minimnya gejala klinis, namun justru inilah yang membuatnya berbahaya. 3

Infeksi persisten dapat berlangsung bertahun-tahun sebelum akhirnya berkembang menjadi kanker. Data epidemiologi menunjukkan peningkatan signifikan kasus kanker oropharynx terkait Human papillomavirus pada pria dalam beberapa dekade terakhir. 2 Fakta ini menegaskan bahwa virus ini bukan hanya isu kesehatan perempuan, melainkan ancaman nyata bagi pria yang membutuhkan pendekatan pencegahan komprehensif. 2

Mengapa Pria Membutuhkan Vaksin HPV?

1. Pencegahan Kanker Terkait Human papillomavirus

Vaksin dirancang untuk melindungi tubuh dari tipe virus risiko tinggi, terutama tipe 16 dan 18, yang bertanggung jawab atas sebagian besar kasus kanker anus, penis, dan oropharynx. Dengan membentuk respons imun sebelum atau saat risiko paparan terjadi, vaksin membantu mencegah infeksi persisten yang menjadi fondasi utama terbentuknya kanker. 3

2. Perlindungan terhadap Kutil Kelamin (Genital Warts)

Selain kanker, tipe risiko rendah (khususnya tipe 6 dan 11) menyebabkan mayoritas kasus genital warts. Vaksin generasi terbaru memberikan perlindungan efektif terhadap tipe-tipe ini, sehingga berkontribusi signifikan pada pencegahan penyakit yang dapat menurunkan kualitas hidup tersebut. 1

3. Mengurangi Penularan (Herd Immunity)

Pria yang telah divaksinasi memiliki risiko lebih rendah untuk membawa dan menularkan virus kepada pasangan.Dalam konteks kesehatan populasi, vaksinasi pada pria berperan menurunkan sirkulasi virus di masyarakat dan mengurangi beban penyakit secara keseluruhan (herd immunity). 4

Baca juga : Apakah Vaksin HPV Bisa Mengobati Kutil Kelamin?

Siapa yang Dianjurkan Mendapatkan Vaksin dan Kapan?

Usia 9–14 Tahun

Vaksinasi rutin sangat direkomendasikan pada anak laki-laki usia 9 hingga 14 tahun. Pada rentang usia ini, sistem imun memberikan respons yang paling optimal sehingga umumnya hanya memerlukan dua dosis. Pendekatan ini diadopsi secara luas oleh berbagai otoritas kesehatan internasional karena efikasinya yang tinggi. 3

Usia 15–26 Tahun

Bagi remaja dan dewasa muda yang belum pernah menerima vaksin, vaksinasi kejar (catch-up vaccination) tetap sangat dianjurkan. Pada kelompok usia ini, skema yang digunakan biasanya tiga dosis untuk mencapai perlindungan maksimal. 3

Usia 27–45 Tahun

Pada kelompok usia dewasa, vaksinasi masih dapat memberikan manfaat, terutama bagi individu dengan faktor risiko tertentu seperti memiliki pasangan seksual baru. Keputusan vaksinasi pada usia ini sebaiknya didasarkan pada pertimbangan klinis matang (shared clinical decision-making) untuk menilai potensi manfaat secara individual. 3,4

Keamanan dan Efikasi Vaksin

Berbagai uji klinik berskala besar dan pemantauan jangka panjang (post-marketing surveillance) menunjukkan bahwa vaksin ini memiliki profil keamanan yang baik. 2 Efek samping yang dilaporkan umumnya ringan dan bersifat sementara, seperti nyeri di lokasi suntikan atau demam ringan. Dari sisi efikasi, vaksin terbukti menurunkan angka infeksi tipe target serta kejadian lesi prakanker secara signifikan pada populasi yang divaksinasi. 2,3

Baca juga : Apakah Vaksin HPV Bisa Menyebabkan Mandul?

Perspektif Pencegahan Kanker dan Kesehatan Masyarakat

Vaksinasi pada pria bukan hanya tindakan proteksi personal, melainkan bagian integral dari strategi pencegahan kanker jangka panjang. Dengan meningkatkan cakupan vaksinasi pada pria, potensi penurunan angka kanker terkait Human papillomavirus dapat dicapai secara lebih luas. 4 Pendekatan ini sejalan dengan rekomendasi global yang menempatkan vaksinasi sebagai salah satu intervensi paling efektif dalam pencegahan kanker berbasis populasi. 4

Baca juga : Vaksin HPV Bisa Didapat di Mana?

Referensi

  1. National Health Service. HPV vaccine overview [Internet]. London: National Health Service; 2023 [cited 2025 Jan 21]. Available from: https://www.nhs.uk/conditions/vaccinations/hpv-human-papillomavirus-vaccine/
  2. Centers for Disease Control and Prevention. HPV vaccination for boys and men [Internet]. Atlanta (GA): Centers for Disease Control and Prevention; 2021 [cited 2025 Jan 21]. Available from: https://www.cdc.gov/hpv/vaccines/index.html
  3. World Health Organization. Human papillomavirus vaccines: WHO position paper [Internet]. Geneva: World Health Organization; 2017 [cited 2025 Jan 21]. Available from: https://www.who.int/publications/i/item/who-wer9219-241-268
  4. Meites E, Szilagyi PG, Chesson HW, Unger ER, Romero JR, Markowitz LE. Human papillomavirus vaccination for adults: updated recommendations of the Advisory Committee on Immunization Practices. MMWR Morb Mortal Wkly Rep. 2019;68(32):698-702.
  5. MD Anderson Cancer Center. HPV vaccine: What age is too late? [Internet]. Houston (TX): MD Anderson Cancer Center; 2023 [cited 2025 Jan 21]. Available from: https://www.mdanderson.org/cancerwise/hpv-vaccine-what-age-is-too-late.h00-159778812.html
Hubungi Kami: +62811 1707 0111