Apa Itu FDG pada PET Scan?

BAGIKAN

Pengenalan PET Scan

FDG (fluorodeoxyglucose) adalah salah satu tracer [zat pelacak radioaktif] yang paling umum digunakan dalam PET Scan, terutama untuk pemeriksaan kanker. FDG merupakan molekul yang menyerupai glukosa dan diberi Fluor-18 (18F), sehingga PET Scan dapat menunjukkan area jaringan dengan penggunaan glukosa yang meningkat. Namun, peningkatan penyerapan FDG tidak selalu berarti kanker karena peradangan, infeksi, serta beberapa jaringan normal juga dapat menyerap FDG. Pemeriksaan menggunakan tracer ini sering disebut sebagai 18F-FDG PET atau 18F-FDG PET/CT ketika PET dikombinasikan dengan CT Scan.

Salah satu radiofarmaka yang paling sering digunakan adalah FDG.

PET Scan Banner

Apa itu FDG?

FDG adalah singkatan dari Fluorodeoxyglucose, yaitu molekul mirip glukosa (gula) yang diberi label radioaktif dengan Fluor-18 (¹⁸F). Karena bentuknya mirip glukosa, FDG masuk ke dalam sel dengan cara yang sama seperti gula biasa. Bedanya, setelah masuk ke dalam sel, FDG tidak bisa diproses lebih lanjut sehingga akan “terperangkap” di dalam sel.

Hal ini membuat FDG sangat bermanfaat untuk mendeteksi sel-sel yang aktif menggunakan glukosa dalam jumlah banyak.

Peningkatan FDG tidak selalu berarti kanker. Infeksi dan peradangan juga dapat meningkatkan metabolisme glukosa sehingga tampak aktif pada PET Scan. Sebaliknya, beberapa jenis kanker atau lesi yang sangat kecil dapat menunjukkan penyerapan FDG yang rendah. Karena itu, hasil FDG PET/CT perlu dinilai bersama CT, pemeriksaan lain, kondisi klinis, dan bila diperlukan biopsi.

Mengapa FDG Dipakai pada PET Scan?

Banyak jenis sel kanker memiliki metabolisme glukosa yang meningkat dibandingkan jaringan sekitarnya. Karena itu, jaringan kanker tertentu dapat menunjukkan penyerapan FDG yang lebih tinggi pada PET Scan. Namun, tingkat penyerapan FDG dapat berbeda antara satu jenis kanker dan kanker lainnya.

Selain kanker, FDG juga bermanfaat untuk:

  • Jantung: Menilai apakah otot jantung yang rusak masih bisa diselamatkan.
  • Otak: Membantu mendeteksi epilepsi atau penyakit Alzheimer.
  • Infeksi dan peradangan: Menunjukkan lokasi peradangan aktif di tubuh.

Dalam penanganan kanker, FDG PET/CT dapat digunakan pada kondisi tertentu untuk membantu menentukan stadium, mengevaluasi penyebaran penyakit, menilai respons terhadap terapi, atau menyelidiki kemungkinan kekambuhan. Penggunaannya tetap bergantung pada jenis kanker dan tujuan pemeriksaan.

Pada laporan PET/CT, istilah FDG uptake digunakan untuk menggambarkan penyerapan FDG oleh suatu jaringan. Area dengan uptake lebih tinggi menunjukkan aktivitas metabolik yang lebih tinggi, tetapi tidak otomatis berarti kanker. Peradangan, infeksi, aktivitas otot, dan beberapa organ normal juga dapat menunjukkan penyerapan FDG.

Intensitas penyerapan FDG juga dapat digambarkan menggunakan SUV (standardized uptake value), yaitu nilai yang membantu dokter menilai aktivitas tracer pada jaringan. SUV tidak dapat digunakan sendirian untuk menentukan apakah suatu jaringan bersifat kanker.

Baca juga: Cara Membaca Hasil PET/CT Scan untuk Pasien Awam

Bagaimana FDG Bekerja pada PET Scan?

  1. Pasien disuntik dengan FDG dalam dosis sangat kecil.
  2. FDG menyebar melalui darah ke seluruh tubuh.
  3. Jaringan dengan aktivitas metabolisme glukosa yang tinggi dapat menyerap FDG dalam jumlah lebih banyak. Hal ini dapat terjadi pada sejumlah jenis kanker, tetapi juga pada jaringan normal, infeksi, atau peradangan.
  4. Kamera PET merekam sinyal radioaktif dari FDG, lalu komputer mengolahnya menjadi gambar.

Hasilnya berupa peta aktivitas metabolisme tubuh yang dapat menunjukkan adanya kelainan.

Apakah FDG Aman?

Secara umum, 18F-FDG digunakan dalam dosis terkontrol untuk pemeriksaan PET Scan. Fluor-18 memiliki waktu paruh radioaktif yang pendek sehingga aktivitas radioaktifnya berkurang dengan cepat. Sebagian tracer juga dikeluarkan melalui urine. Meski demikian, pemeriksaan PET melibatkan paparan radiasi sehingga manfaat dan kebutuhan pemeriksaan tetap perlu dipertimbangkan oleh dokter.

Baca juga: Apakah PET Scan Aman untuk Anak?

Kesimpulan

FDG pada PET Scan merupakan tracer radioaktif yang menyerupai glukosa dan membantu PET Scan menunjukkan aktivitas metabolik jaringan. Dalam bidang kanker, 18F-FDG PET/CT dapat digunakan pada kondisi tertentu untuk membantu menentukan stadium, mengevaluasi penyebaran penyakit, menilai respons terapi, atau mengevaluasi kemungkinan kekambuhan. Namun, peningkatan FDG uptake tidak selalu menunjukkan kanker sehingga hasil pemeriksaan harus dinilai bersama informasi klinis dan pemeriksaan lainnya.

skrining awal kanker

Referensi

  1. Boellaard R, Delgado-Bolton R, Oyen WJG, et al. FDG PET/CT: EANM procedure guidelines for tumour imaging. Eur J Nucl Med Mol Imaging. 2015;42(2):328–354.
  2. Gambhir SS. Molecular imaging of cancer with positron emission tomography. Nat Rev Cancer. 2002;2(9):683–693.
  3. Fletcher JW, Djulbegovic B, Soares HP, et al. Recommendations on the use of 18F-FDG PET in oncology. J Nucl Med. 2008;49(3):480–508.
  4. Rahmim A, Zaidi H. PET versus SPECT: strengths, limitations and challenges. Nucl Med Commun. 2008;29(3):193–207.

1 Comment

Comments are closed.