{"id":5719,"date":"2026-07-09T16:28:56","date_gmt":"2026-07-09T09:28:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/?p=5719"},"modified":"2026-09-03T16:37:07","modified_gmt":"2026-09-03T09:37:07","slug":"hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/","title":{"rendered":"Hubungan Berat Badan Berlebih dengan Risiko Beberapa Jenis Kanker"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menjaga berat badan agar tetap ideal merupakan salah satu bentuk kepedulian terbaik yang bisa kita berikan untuk tubuh kita. Meskipun berat badan berlebih sering kali dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker, kita perlu memahami bahwa kondisi ini tidak berarti setiap orang dengan berat badan berlebih pasti akan mengidap kanker. Sebaliknya, mereka yang memiliki berat badan normal pun tidak sepenuhnya bebas dari risiko tersebut. Perkembangan kanker pada dasarnya dipengaruhi oleh interaksi berbagai faktor yang kompleks, termasuk pertambahan usia, faktor bawaan atau genetik, riwayat kesehatan dalam keluarga, kebiasaan merokok, penggunaan alkohol, infeksi tertentu, paparan lingkungan sekitar, derajat aktivitas fisik, pola makan harian, serta kondisi medis lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian menunjukkan bahwa kelebihan lemak tubuh dapat memengaruhi keseimbangan hormon, memicu reaksi peradangan, memengaruhi metabolisme insulin, serta memengaruhi kondisi fisik lainnya yang berkaitan erat dengan risiko kanker tertentu.&nbsp; Langkah menjaga berat badan secara sehat dan bertahap dapat menjadi bagian yang sangat berarti dalam upaya pencegahan kanker sekaligus menjadi wujud komitmen kita dalam menjalani gaya hidup yang lebih sehat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Informasi ini bersifat edukasi dan tidak dapat digunakan untuk mendiagnosis kondisi secara mandiri.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa yang Dimaksud Berat Badan Berlebih dan Obesitas?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi berat badan berlebih dan obesitas biasanya dinilai menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) atau <em>Body Mass Index<\/em> (BMI). Nilai BMI ini diperoleh dari perhitungan tinggi dan berat badan kita. Pada orang dewasa, BMI sering digunakan sebagai acuan awal untuk mengelompokkan kondisi tubuh menjadi berat badan kurang, sehat, berlebih (<em>overweight<\/em>), atau obesitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alat ukur ini tentu memiliki keterbatasan tersendiri dan tidak sepenuhnya sempurna. Nilai BMI tidak dapat membedakan secara rinci antara massa otot, massa lemak, penyebaran lemak di tubuh, faktor usia, jenis kelamin, maupun kondisi fisik tertentu lainnya. Sebagai contoh, seseorang yang rajin berolahraga dan memiliki massa otot padat bisa saja memiliki nilai BMI yang tinggi, tetapi kondisi ini tidak menunjukkan adanya kelebihan lemak tubuh yang membahayakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemahaman mengenai BMI adalah sebagai alat skrining awal yang sederhana, bukan sebagai hasil pemeriksaan kesehatan yang mutlak. Tim medis atau ahli gizi akan menilai faktor kesehatan penting lainnya seperti lingkar pinggang, tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, riwayat kesehatan, serta pola hidup sehari-hari untuk memberikan gambaran kesehatan yang lebih utuh.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Peran Jaringan Lemak dalam Memengaruhi Keseimbangan Tubuh?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jaringan lemak di dalam tubuh kita sebenarnya bukan sekadar tempat untuk menyimpan cadangan energi semata. Jaringan ini sangat aktif secara biologis dan mampu memengaruhi keseimbangan hormon serta pengiriman sinyal kimiawi ke seluruh tubuh. Ketika jumlah lemak tubuh melebihi porsi idealnya, tubuh kita dapat mengalami perubahan metabolisme yang erat kaitannya dengan munculnya reaksi peradangan jangka panjang derajat ringan, perubahan kadar hormon insulin, serta ketidakseimbangan hormon lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu mekanisme yang sering dibahas adalah hubungan antara lemak tubuh, insulin, dan faktor pertumbuhan. Kadar insulin yang tinggi dalam jangka panjang dapat memengaruhi lingkungan sel tubuh. Selain itu, jaringan lemak juga dapat memengaruhi hormon estrogen, terutama setelah menopause. Perubahan ini dapat berkaitan dengan risiko beberapa kanker tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mekanisme hubungan ini sebenarnya sangat kompleks, dan risiko kanker sama sekali tidak ditentukan oleh faktor berat badan saja. Pembahasan mengenai obesitas dan kanker ini sebaiknya tidak digunakan untuk menyalahkan individu, melainkan sebagai sarana untuk memahami faktor risiko yang dapat dikelola dengan dukungan yang tepat. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa kelebihan lemak tubuh berkaitan erat dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis Kanker yang Terkait dengan<\/strong> <strong><em>Body<\/em><\/strong> <strong><\/strong><strong><em>Fatness<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada bukti kuat mengenai hubungan antara kelebihan lemak tubuh dengan beberapa kanker, termasuk kanker kerongkongan (adenokarsinoma esofagus), kanker lambung bagian atas (kardia), kanker usus besar dan rektum (kolorektal), kanker hati, kandung empedu, pankreas, kanker payudara setelah menopause (pascamenopause), kanker lapisan rahim (endometrium), ovarium, ginjal, tumor selaput otak (meningioma), tiroid, serta kanker sel plasma darah (<em>multiple<\/em> <em>myeloma<\/em>)&nbsp; Kondisi obesitas sendiri juga dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai kanker, meskipun tingkat risikonya dapat berbeda untuk setiap jenis kanker.<sup>3<\/sup><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, berat badan berlebih adalah salah satu faktor risiko yang dapat berperan pada beberapa kanker, tetapi bukan satu-satunya penyebab. Seseorang dengan berat badan sehat tetap perlu memperhatikan faktor risiko lain dan mengikuti skrining yang sesuai usia serta riwayat kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apakah BMI Selalu Menggambarkan Risiko Secara Akurat?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengukuran dengan BMI tidak selalu memberikan gambaran yang sepenuhnya tepat. Nilai BMI sangat berguna sebagai panduan awal, tetapi belum dapat memberikan informasi lengkap mengenai komposisi tubuh secara keseluruhan. Dua orang yang memiliki nilai BMI yang sama bisa saja memiliki kondisi kesehatan yang berbeda, misalnya satu orang memiliki massa otot yang lebih tinggi, sedangkan orang lainnya memiliki penumpukan lemak perut yang lebih banyak. Penyebaran lemak di dalam tubuh juga memegang peranan penting. Penumpukan lemak di area perut sering kali dikaitkan dengan risiko gangguan metabolisme (metabolik) yang lebih tinggi dibandingkan lemak di area tubuh lainnya. Tim medis dapat menggunakan pengukuran lingkar pinggang atau pemeriksaan penunjang lainnya untuk mendapatkan gambaran kesehatan yang jauh lebih lengkap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, risiko kanker tidak bisa hanya dihitung dari BMI. Riwayat keluarga, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, aktivitas fisik, pola makan, kualitas tidur, infeksi tertentu, dan paparan lingkungan tetap berperan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Penurunan Berat Badan Ekstrem Tidak Dianjurkan?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Upaya untuk menurunkan berat badan sebaiknya dilakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan kondisi dan kemampuan tubuh. Pendekatan yang ekstrem seperti diet yang terlalu ketat, olahraga berlebihan, atau penggunaan produk pelangsing tanpa pengawasan medis sangat tidak dianjurkan karena dapat membuat tubuh kekurangan nutrisi penting, mudah lelah, kehilangan massa otot, serta sulit untuk dipertahankan dalam jangka panjang. Tujuan yang jauh lebih aman adalah melakukan perubahan secara bertahap dan berkelanjutan dengan memusatkan fokus pada kesehatan metabolisme, cadangan energi harian, kualitas tidur, kebugaran, serta kenyamanan saat beraktivitas. Langkah pengelolaan berat badan bagi pengidap atau penyintas kanker wajib dibicarakan terlebih dahulu bersama tim medis atau ahli gizi. Penurunan berat badan yang terjadi secara tidak terencana pada sebagian pengidap justru bisa menjadi sinyal penting dari tubuh yang memerlukan evaluasi medis mendalam.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Strategi Bertahap: Pola Makan, Aktivitas, Tidur, dan Dukungan Klinis<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menjaga berat badan agar tetap sehat akan terasa jauh lebih mudah dan menyenangkan apabila dilakukan secara bertahap. Kita dapat mengawalinya dengan menerapkan pola makan yang lebih seimbang, seperti memperbanyak konsumsi sayur, buah, biji-bijian utuh, sumber protein sehat, serta membatasi makanan siap saji atau ultra-proses, minuman manis, dan porsi makan yang berlebihan. Derajat aktivitas fisik juga memegang peranan yang sangat penting. Orang dewasa umumnya sangat dianjurkan untuk melakukan gerakan tubuh dengan intensitas ringan hingga sedang dengan durasi total minimal 150 menit per minggu, atau aktivitas dengan intensitas berat selama minimal 75 menit per minggu. Latihan kekuatan otot setidaknya dua hari dalam seminggu juga sangat bermanfaat untuk menjaga massa otot tubuh agar tetap kuat. Tidur cukup dan manajemen stres juga dapat membantu. Kurang tidur dapat memengaruhi rasa lapar, energi, pilihan makan, dan metabolisme. Bila sulit memulai sendiri, dukungan dokter, ahli gizi, fisioterapis, atau program kesehatan terstruktur dapat membantu membuat perubahan lebih aman dan realistis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/tujuh-jenis-olahraga-untuk-menurunkan-risiko-kanker\/\">7 Jenis Olahraga yang Dapat Mendukung Gaya Hidup Sehat untuk Menurunkan Risiko Kanker<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kapan Perlu Konsultasi Dokter atau Ahli Gizi?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah berkonsultasi secara medis sangat disarankan bagi siapa saja yang memiliki nilai BMI tinggi, lingkar pinggang yang meningkat, atau disertai kondisi seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, henti napas saat tidur (<em>sleep apnea<\/em>), penyakit jantung, gangguan hormon, maupun riwayat kanker dalam keluarga. Tim medis dapat membantu menilai derajat risiko secara menyeluruh dan memberikan arahan yang tepat. Konsultasi juga sebaiknya direncanakan apabila berat badan naik atau turun dengan cepat tanpa sebab yang jelas, terdapat kesulitan dalam menurunkan berat badan meskipun telah mencoba berbagai langkah sehat, atau ketika ingin memulai kembali aktivitas olahraga setelah sekian lama tidak aktif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi pasien kanker atau penyintas, konsultasi penting dilakukan sebelum melakukan diet atau program penurunan berat badan. Kebutuhan nutrisi dapat berbeda tergantung jenis kanker, terapi, efek samping, dan kondisi tubuh.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>FAQ Seputar Berat Badan dan Risiko Kanker<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apakah berat badan berlebih selalu menjadi penyebab langsung munculnya kanker?&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentu saja tidak, karena berat badan berlebih merupakan salah satu faktor risiko untuk beberapa jenis kanker, tetapi bukan merupakan penyebab tunggal. Berbagai faktor lain seperti pengaruh genetik, usia, infeksi, kebiasaan merokok, penggunaan alkohol, dan paparan lingkungan sekitar juga turut memegang peranan penting.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apakah program penurunan berat badan selalu aman untuk dijalani oleh setiap orang?&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah pengelolaan berat badan harus disesuaikan secara saksama dengan faktor usia, kondisi medis yang sedang dialami, jenis obat-obatan yang digunakan, serta status kecukupan nutrisi tubuh. Pengidap kanker, penyintas, lansia, ibu hamil, serta mereka yang memiliki penyakit jangka panjang sangat dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim medis sebelum memulai program tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa yang perlu dipersiapkan sebelum konsultasi?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bawa catatan berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang bila ada, riwayat penyakit, daftar obat, hasil lab terbaru, pola makan harian, aktivitas fisik, dan keluhan yang dirasakan. Informasi ini membantu dokter atau ahli gizi memberi saran yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berat badan berlebih dapat berkaitan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker melalui pengaruh terhadap hormon, insulin, inflamasi, dan kesehatan metabolik. Namun, risiko kanker tidak ditentukan oleh berat badan saja. BMI dapat menjadi alat skrining awal, tetapi tidak selalu menggambarkan risiko secara lengkap. Pendekatan terbaik adalah perubahan bertahap yang berfokus pada pola makan seimbang, aktivitas fisik, tidur cukup, dan dukungan klinis bila diperlukan. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk strategi yang aman dan sesuai kondisi Anda.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/www.oneonco.co.id\/self-assesment\/risk-assestment-kanker\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"403\" src=\"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Self_Risk_Assestment-1-1024x403.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-5068\" srcset=\"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Self_Risk_Assestment-1-1024x403.webp 1024w, https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Self_Risk_Assestment-1-300x118.webp 300w, https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Self_Risk_Assestment-1-768x302.webp 768w, https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Self_Risk_Assestment-1.webp 1300w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Referensi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Rock CL, Thomson C, Gansler T, Gapstur SM, McCullough ML, Patel AV, et al. American Cancer Society guideline for diet and physical activity for cancer prevention. CA Cancer J Clin. 2020;70(4):245-71. doi:10.3322\/caac.21591<\/li>\n\n\n\n<li>Lauby-Secretan B, Scoccianti C, Loomis D, Grosse Y, Bianchini F, Straif K, et al. Body fatness and cancer\u2014viewpoint of the IARC Working Group. N Engl J Med. 2016;375(8):794-8. doi:10.1056\/NEJMsr1606602<\/li>\n\n\n\n<li>National Cancer Institute. Obesity and cancer [Internet]. Bethesda (MD): National Cancer Institute; 2025 [cited 2026 Aug 18]. Available from: https:\/\/www.cancer.gov\/about-cancer\/causes-prevention\/risk\/obesity\/obesity-fact-sheet<\/li>\n\n\n\n<li>Centers for Disease Control and Prevention. BMI frequently asked questions [Internet]. Atlanta: Centers for Disease Control and Prevention; 2024 [cited 2026 Aug 18]. Available from: https:\/\/www.cdc.gov\/bmi\/faq\/index.html<\/li>\n\n\n\n<li>World Health Organization. Physical activity [Internet]. Geneva: World Health Organization; 2024 [cited 2026 Aug 18]. Available from: https:\/\/www.who.int\/news-room\/fact-sheets\/detail\/physical-activity<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjaga berat badan agar tetap ideal merupakan salah satu bentuk kepedulian terbaik yang bisa kita berikan untuk tubuh kita. Meskipun berat badan berlebih sering kali dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":5720,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"breadcrumbs_single_post":"","page_title_panel":"","breadcrumbs_single_page":"","single_page_alignment":"","single_page_margin":"","page_structure_type":"","content_style_source":"","content_style":"","blog_post_streched_ed":"","blog_page_streched_ed":"","has_transparent_header":"","disable_transparent_header":"","vertical_spacing_source":"","content_area_spacing":"","single_post_content_background":"","single_page_content_background":"","single_post_boxed_content_spacing":"","single_page_boxed_content_spacing":"","single_post_content_boxed_radius":"","single_page_content_boxed_radius":"","disable_featured_image":"","disable_post_tags":"","disable_author_box":"","disable_posts_navigation":"","disable_comments":"","disable_related_posts":"","disable_header":"","disable_footer":"","footnotes":"","_rishi_post_view_count":47},"categories":[36,38],"tags":[],"class_list":["post-5719","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-kanker","category-berita-terkini","rishi-post"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Hubungan Berat Badan Berlebih dengan Risiko Beberapa Jenis Kanker<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketahui bagaimana kelebihan lemak tubuh memengaruhi risiko kanker. Temukan panduan menjaga berat badan ideal secara bertahap dan sehat di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hubungan Berat Badan Berlebih dengan Risiko Beberapa Jenis Kanker\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahui bagaimana kelebihan lemak tubuh memengaruhi risiko kanker. Temukan panduan menjaga berat badan ideal secara bertahap dan sehat di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Oneonco\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/OneOnco-104876148400857\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-09T09:28:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-03T09:37:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kalhh-man-2021062_1920.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Copywriter One Onco\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Copywriter One Onco\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Copywriter One Onco\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ed35c5264873360fc19ff5abd4c4fa88\"},\"headline\":\"Hubungan Berat Badan Berlebih dengan Risiko Beberapa Jenis Kanker\",\"datePublished\":\"2026-07-09T09:28:56+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-03T09:37:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\\\/\"},\"wordCount\":1633,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/kalhh-man-2021062_1920.webp\",\"articleSection\":[\"Artikel Kanker\",\"Berita Terkini\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\\\/\",\"name\":\"Hubungan Berat Badan Berlebih dengan Risiko Beberapa Jenis Kanker\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/kalhh-man-2021062_1920.webp\",\"datePublished\":\"2026-07-09T09:28:56+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-03T09:37:07+00:00\",\"description\":\"Ketahui bagaimana kelebihan lemak tubuh memengaruhi risiko kanker. Temukan panduan menjaga berat badan ideal secara bertahap dan sehat di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/kalhh-man-2021062_1920.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/kalhh-man-2021062_1920.webp\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"obesitas\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hubungan Berat Badan Berlebih dengan Risiko Beberapa Jenis Kanker\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Oneonco\",\"description\":\"Oncology Total Solution\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Oneonco\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/oneonco_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/oneonco_logo.png\",\"width\":252,\"height\":100,\"caption\":\"Oneonco\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/OneOnco-104876148400857\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ed35c5264873360fc19ff5abd4c4fa88\",\"name\":\"Copywriter One Onco\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b8fa9070b410b5d552b5ab44e8b8d239361b8be9be0153dfd6069379f63659a1?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b8fa9070b410b5d552b5ab44e8b8d239361b8be9be0153dfd6069379f63659a1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b8fa9070b410b5d552b5ab44e8b8d239361b8be9be0153dfd6069379f63659a1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Copywriter One Onco\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/oneonco.co.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/author\\\/copywriter-one-onco\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hubungan Berat Badan Berlebih dengan Risiko Beberapa Jenis Kanker","description":"Ketahui bagaimana kelebihan lemak tubuh memengaruhi risiko kanker. Temukan panduan menjaga berat badan ideal secara bertahap dan sehat di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hubungan Berat Badan Berlebih dengan Risiko Beberapa Jenis Kanker","og_description":"Ketahui bagaimana kelebihan lemak tubuh memengaruhi risiko kanker. Temukan panduan menjaga berat badan ideal secara bertahap dan sehat di sini!","og_url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/","og_site_name":"Oneonco","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/OneOnco-104876148400857","article_published_time":"2026-07-09T09:28:56+00:00","article_modified_time":"2026-09-03T09:37:07+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kalhh-man-2021062_1920.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Copywriter One Onco","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Copywriter One Onco","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/"},"author":{"name":"Copywriter One Onco","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/ed35c5264873360fc19ff5abd4c4fa88"},"headline":"Hubungan Berat Badan Berlebih dengan Risiko Beberapa Jenis Kanker","datePublished":"2026-07-09T09:28:56+00:00","dateModified":"2026-09-03T09:37:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/"},"wordCount":1633,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kalhh-man-2021062_1920.webp","articleSection":["Artikel Kanker","Berita Terkini"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/","url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/","name":"Hubungan Berat Badan Berlebih dengan Risiko Beberapa Jenis Kanker","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kalhh-man-2021062_1920.webp","datePublished":"2026-07-09T09:28:56+00:00","dateModified":"2026-09-03T09:37:07+00:00","description":"Ketahui bagaimana kelebihan lemak tubuh memengaruhi risiko kanker. Temukan panduan menjaga berat badan ideal secara bertahap dan sehat di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kalhh-man-2021062_1920.webp","contentUrl":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kalhh-man-2021062_1920.webp","width":1920,"height":1080,"caption":"obesitas"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/hubungan-berat-badan-berlebih-dengan-risiko-kanker\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hubungan Berat Badan Berlebih dengan Risiko Beberapa Jenis Kanker"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/","name":"Oneonco","description":"Oncology Total Solution","publisher":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#organization","name":"Oneonco","url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/oneonco_logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/oneonco_logo.png","width":252,"height":100,"caption":"Oneonco"},"image":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/OneOnco-104876148400857"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/ed35c5264873360fc19ff5abd4c4fa88","name":"Copywriter One Onco","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b8fa9070b410b5d552b5ab44e8b8d239361b8be9be0153dfd6069379f63659a1?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b8fa9070b410b5d552b5ab44e8b8d239361b8be9be0153dfd6069379f63659a1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b8fa9070b410b5d552b5ab44e8b8d239361b8be9be0153dfd6069379f63659a1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Copywriter One Onco"},"sameAs":["https:\/\/oneonco.co.id"],"url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/author\/copywriter-one-onco\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5719","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5719"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5719\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5721,"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5719\/revisions\/5721"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5720"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5719"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5719"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5719"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}