{"id":3681,"date":"2024-07-12T09:59:35","date_gmt":"2024-07-12T02:59:35","guid":{"rendered":"https:\/\/oneonco.co.id\/blog\/?p=3681"},"modified":"2025-02-11T09:10:34","modified_gmt":"2025-02-11T02:10:34","slug":"apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/","title":{"rendered":"Apakah Ada Hubungan Makanan dengan Kanker yang Relaps?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekambuhan atau sering disebut relaps kanker terjadi ketika kanker muncul kembali setelah pengobatan setelah bertahun-tahun kemudian. Penyakit ini mungkin muncul kembali karena pengobatan melewatkan sel kanker atau karena pengobatan tidak mempengaruhi beberapa sel.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu apakah makanan juga mempengaruhi munculnya kanker yang relaps? Yuk, kita bahas selengkapnya disini!<\/span><\/p>\n<h1><b>Jenis Kanker Kambuhan atau Relaps\u00a0<\/b><\/h1>\n<h4><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum kita memasuki penyebab kanker relaps, kita harus mengenal jenis kanker yang relaps. Beberapa di antaranya adalah:<\/span><\/h4>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kekambuhan regional <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan kanker yang kembali ke kelenjar getah bening atau jaringan di dekat kanker aslinya. Contoh kanker yang sering terjadi pada kanker payudara triple-negatif yang berulang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kekambuhan lokal<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah kanker yang kembali ke tempat yang sama seperti kanker aslinya. Contohnya, jika Anda menjalani prostatektomi, Anda mungkin mengalami kanker berulang di lokasi prostat Anda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kekambuhan yang jauh <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan kanker yang sama dari tumor aslinya telah menyebar ke organ atau jaringan yang letaknya jauh dari tumor aslinya. Contohnya kanker paru-paru yang sering kambuh di sistem saraf pusat atau otak.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya semua jenis kanker bisa muncul atau relaps kembali tetapi sulit untuk mencari mana yang sering kambuh. Namun, salah satu analisis penelitian menyimpulkan bahwa ada beberapa jenis kanker yang memiliki tingkat kekambuhan yang tinggi, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kanker ovarium<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melanoma metastatik, artinya melanoma yang menyebar atau bermetastasis sebelum diagnosis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Limfoma sel T perifer (PTCL) atau sejenis limfoma non-Hodgkin.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlepas dari jenis kankernya, penting untuk diingat bahwa tingkat kekambuhan kanker juga mempengaruhi tingkat kehidupan pasien dan perkiraannya bervariasi. Maka dari itu, sangat penting untuk konsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h1><b>Penyebab <\/b><b>Kanker Bisa Relaps atau Muncul Kembali?<\/b><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak faktor penyebab yang bisa menyebabkan kanker muncul kembali, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat operasi sel kanker tidak diangkat karena terlalu kecil untuk dideteksi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sel-sel tersebut dapat terus tumbuh meskipun telah diobati sampai dokter mendeteksinya saat pemeriksaan lanjutan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sel kanker telah menyebar ke tempat lain di tubuh dan mulai tumbuh disana membentuk tumor<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h1><b>Apakah Ada Hubungan Makanan dengan Kekambuhan atau Relapsnya Kanker?<\/b><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata, makanan yang tidak dijaga juga bisa mengakibatkan relaps atau kekambuhan kanker. Apalagi, jika sel kanker tidak dapat terdeteksi, walaupun sudah diobati. Sebab, ada beberapa zat yang memicu kembalinya kanker jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Beberapa makanan antara lain adalah:<\/span><\/p>\n<h2><b>1. Daging Merah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Daging merah merupakan salah satu makanan yang memicu relapsnya kanker, karena mengandung kolesterol tinggi dan lemak jenuh. Risiko kanker akan semakin meningkat jika daging merah diolah dengan cara dipanggang, dibakar atau digoreng. Alasannya, metode pemasakan tersebut dapat mendorong pembentukan zat atau senyawa karsinogenik yang memicu timbulnya kanker seperti kanker lambung dan kanker kolorektal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun begitu, bukan berarti tidak Anda tidak diperbolehkan mengonsumsi daging. Daging merah tetap bisa menjadi sumber protein dan mineral jika dikonsumsi tidak berlebihan dan dimasak dengan tepat.<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Makanan Berpengawet<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan yang mengandung pengawet mengandung zat nitrat yang berpotensi relapsnya kanker usus jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Sebab, makanan berpengawet mengandung zat nitrat, kandungan lemak dan garam yang tinggi yang bisa meningkatkan risiko bahkan relaps kanker lambung.<\/span><\/p>\n<h2><b>3. Makanan Cepat Saji<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan yang bisa memicu kambuh atau relapsnya kanker adalah makanan cepat saji yang tinggi garam, gula dan lemak. Apalagi jika konsumsinya secara berlebih dengan kurangnya aktivitas fisik bisa memicu obesitas atau kenaikan berat badan secara berlebih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu apa hubungannya pengidap obesitas dengan kanker? Obesitas menimbulkan peradangan kronis tingkat rendah di dalam tubuhnya. Jika berlangsung lama akan memicu kerusakan atau mutasi DNA yang bisa meningkatkan risiko pertumbuhan kanker. Tidak hanya itu, obesitas bisa meningkatkan kadar insulin dalam darah yang bisa meningkatkan risiko kanker protat dan kanker ginjal.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>4. Makanan Tinggi Garam<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata, garam memiliki efek karsinogenik yang mendorong pertumbuhan sel kanker, terutama pada pengidap infeksi Helicobacter pylori. Tidak hanya itu, garam juga bisa meningkatkan laju proliferasi yang membuat sel menjadi lebih aktif membelah, sehingga memungkinkan adanya pertumbuhan sel abnormal penyebab kanker.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>5. Makanan Instan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan instan, khususnya makanan berkaleng umumnya dilapisi oleh bisphenol-A (BPA) yang kurang baik untuk kesehatan tubuh dan bisa memicu kanker payudara. Tidak hanya itu, beberapa kandungan yang mengandung seperti zat akrilamida, pemanis buatan (aspartam dan acesulfame-K), bahan pengawet (sodium benzoat), dan sodium nitrit juga bisa berpotensi memicu kanker kambuh atau relaps.<\/span><\/p>\n<h2><b>6. Gorengan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gorengan termasuk dalam makanan bertepung, yang jika diolah dengan suhu tinggi dapat menghasilkan senyawa akrilamida yang sifatnya karsinogenik. Senyawa tersebut juga dapat merusak DNA dan menyebabkan kematian atau mutasi sel. Bahkan bukan hanya kanker, mengonsumsi gorengan berlebih juga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan obesitas.<\/span><\/p>\n<h2><b>7. Makanan Tinggi Gula dan Karbohidrat Olahan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan bisa menyebabkan risiko diabetes dan obesitas, di mana kedua kondisi tersebut erat kaitannya dengan peradangan dan stres oksidatif yang berisiko memicu kanker. Contoh makanan yang perlu dibatasi adalah nasi putih, sereal, roti tawar, pasta, sereal manis, dan berbagai jenis kue. Walaupun makanan tersebut sebagai makanan pemicu kanker, bukan berarti Anda dilarang untuk mengonsumsinya, namun hanya perlu membatasinya saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>8. Alkohol<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda mengonsums alkohol, organ hati akan memecah alkohol dan menghasilkan senyawa karsinogenik yang disebut asetaldehida. Senyawa ini dapat mengganggu fungsi sistem imun sehingga sulit untuk membunuh sel-sel prakanker. Maka akan menimbulkan kanker kambuh atau relaps kembali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu dia penjelasan mengenai hubungan antara makanan dengan kanker yang relaps. Semoga Anda bisa menjadi dan membatasi makanan yang dikonsumsi agar tetap sehat. Jangan lupa melakukan pola hidup yang sehat seperti olahraga, tidur yang cukup dan rajin berkonsultasi dengan dokter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda ingin deteksi kanker dini, jangan lupa untuk cek sekarang <\/span><a href=\"https:\/\/oneonco.co.id\/deteksi-kanker\"><span style=\"font-weight: 400;\">disini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Jangan lupa juga baca informasi dan <\/span><a href=\"https:\/\/oneonco.co.id\/blog\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">artikel<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> seputar kanker di website <\/span><a href=\"https:\/\/www.oneonco.co.id\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">One Onco<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Referensi:<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cleveland Clinic. Cancer recurrence [Internet]. 2023 [cited 2024 May 21]. Available from: <\/span><a href=\"https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/articles\/24872-cancer-recurrence\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/articles\/24872-cancer-recurrence<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Healthline. 6 foods that may increase your risk of cancer [Internet]. 2024 [cited 2024 May 21]. Available from: <\/span><a href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health\/cancer\/cancer-causing-foods\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.healthline.com\/health\/cancer\/cancer-causing-foods<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kekambuhan atau sering disebut relaps kanker terjadi ketika kanker muncul kembali setelah pengobatan setelah bertahun-tahun kemudian. Penyakit ini mungkin muncul kembali karena pengobatan melewatkan sel kanker atau karena pengobatan tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":3682,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"breadcrumbs_single_post":"","page_title_panel":"","breadcrumbs_single_page":"","single_page_alignment":"","single_page_margin":"","page_structure_type":"","content_style_source":"","content_style":"","blog_post_streched_ed":"","blog_page_streched_ed":"","has_transparent_header":"","disable_transparent_header":"","vertical_spacing_source":"","content_area_spacing":"","single_post_content_background":"","single_page_content_background":"","single_post_boxed_content_spacing":"","single_page_boxed_content_spacing":"","single_post_content_boxed_radius":"","single_page_content_boxed_radius":"","disable_featured_image":"","disable_post_tags":"","disable_author_box":"","disable_posts_navigation":"","disable_comments":"","disable_related_posts":"","disable_header":"","disable_footer":"","footnotes":"","_rishi_post_view_count":1786},"categories":[36],"tags":[40,124,123],"class_list":["post-3681","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-kanker","tag-kanker","tag-kanker-relaps","tag-makanan-pasien-kanker","rishi-post"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apakah Ada Hubungan Makanan dengan Kanker yang Relaps? - Oneonco<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kekambuhan kanker terjadi ketika kanker muncul kembali setelah bertahun-tahun kemudian. Lalu apakah makanan juga mempengaruhi munculnya kanker yang relaps?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apakah Ada Hubungan Makanan dengan Kanker yang Relaps? - Oneonco\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kekambuhan kanker terjadi ketika kanker muncul kembali setelah bertahun-tahun kemudian. Lalu apakah makanan juga mempengaruhi munculnya kanker yang relaps?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Oneonco\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/OneOnco-104876148400857\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-12T02:59:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-11T02:10:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/young-woman-with-eating-disorder-food-with-calories-numbers.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"562\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Meliana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Meliana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Meliana\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e9000df6334d981c9b506270f63981df\"},\"headline\":\"Apakah Ada Hubungan Makanan dengan Kanker yang Relaps?\",\"datePublished\":\"2024-07-12T02:59:35+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-11T02:10:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\\\/\"},\"wordCount\":924,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/young-woman-with-eating-disorder-food-with-calories-numbers.webp\",\"keywords\":[\"kanker\",\"kanker relaps\",\"makanan pasien kanker\"],\"articleSection\":[\"Artikel Kanker\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\\\/\",\"name\":\"Apakah Ada Hubungan Makanan dengan Kanker yang Relaps? - Oneonco\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/young-woman-with-eating-disorder-food-with-calories-numbers.webp\",\"datePublished\":\"2024-07-12T02:59:35+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-11T02:10:34+00:00\",\"description\":\"Kekambuhan kanker terjadi ketika kanker muncul kembali setelah bertahun-tahun kemudian. Lalu apakah makanan juga mempengaruhi munculnya kanker yang relaps?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/young-woman-with-eating-disorder-food-with-calories-numbers.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/young-woman-with-eating-disorder-food-with-calories-numbers.webp\",\"width\":1000,\"height\":562},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apakah Ada Hubungan Makanan dengan Kanker yang Relaps?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Oneonco\",\"description\":\"Oncology Total Solution\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Oneonco\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/oneonco_logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/oneonco_logo.png\",\"width\":252,\"height\":100,\"caption\":\"Oneonco\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/OneOnco-104876148400857\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e9000df6334d981c9b506270f63981df\",\"name\":\"Meliana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1fc06c3d04e31475f06876042209d21c88b47fc75cdbf29dcd131091bf2cc55c?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1fc06c3d04e31475f06876042209d21c88b47fc75cdbf29dcd131091bf2cc55c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1fc06c3d04e31475f06876042209d21c88b47fc75cdbf29dcd131091bf2cc55c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Meliana\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/oneonco.co.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.oneonco.co.id\\\/blog\\\/author\\\/meliana\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apakah Ada Hubungan Makanan dengan Kanker yang Relaps? - Oneonco","description":"Kekambuhan kanker terjadi ketika kanker muncul kembali setelah bertahun-tahun kemudian. Lalu apakah makanan juga mempengaruhi munculnya kanker yang relaps?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apakah Ada Hubungan Makanan dengan Kanker yang Relaps? - Oneonco","og_description":"Kekambuhan kanker terjadi ketika kanker muncul kembali setelah bertahun-tahun kemudian. Lalu apakah makanan juga mempengaruhi munculnya kanker yang relaps?","og_url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/","og_site_name":"Oneonco","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/OneOnco-104876148400857","article_published_time":"2024-07-12T02:59:35+00:00","article_modified_time":"2025-02-11T02:10:34+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":562,"url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/young-woman-with-eating-disorder-food-with-calories-numbers.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Meliana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Meliana","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/"},"author":{"name":"Meliana","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/e9000df6334d981c9b506270f63981df"},"headline":"Apakah Ada Hubungan Makanan dengan Kanker yang Relaps?","datePublished":"2024-07-12T02:59:35+00:00","dateModified":"2025-02-11T02:10:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/"},"wordCount":924,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/young-woman-with-eating-disorder-food-with-calories-numbers.webp","keywords":["kanker","kanker relaps","makanan pasien kanker"],"articleSection":["Artikel Kanker"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/","url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/","name":"Apakah Ada Hubungan Makanan dengan Kanker yang Relaps? - Oneonco","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/young-woman-with-eating-disorder-food-with-calories-numbers.webp","datePublished":"2024-07-12T02:59:35+00:00","dateModified":"2025-02-11T02:10:34+00:00","description":"Kekambuhan kanker terjadi ketika kanker muncul kembali setelah bertahun-tahun kemudian. Lalu apakah makanan juga mempengaruhi munculnya kanker yang relaps?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/young-woman-with-eating-disorder-food-with-calories-numbers.webp","contentUrl":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/young-woman-with-eating-disorder-food-with-calories-numbers.webp","width":1000,"height":562},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/apakah-ada-hubungan-makanan-dengan-kanker-yang-relaps\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apakah Ada Hubungan Makanan dengan Kanker yang Relaps?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/","name":"Oneonco","description":"Oncology Total Solution","publisher":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#organization","name":"Oneonco","url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/oneonco_logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/oneonco_logo.png","width":252,"height":100,"caption":"Oneonco"},"image":{"@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/OneOnco-104876148400857"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/e9000df6334d981c9b506270f63981df","name":"Meliana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fc06c3d04e31475f06876042209d21c88b47fc75cdbf29dcd131091bf2cc55c?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fc06c3d04e31475f06876042209d21c88b47fc75cdbf29dcd131091bf2cc55c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1fc06c3d04e31475f06876042209d21c88b47fc75cdbf29dcd131091bf2cc55c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Meliana"},"sameAs":["https:\/\/oneonco.co.id"],"url":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/author\/meliana\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3681","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3681"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3681\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3873,"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3681\/revisions\/3873"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3682"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3681"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3681"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.oneonco.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3681"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}